Tes urine, PNS Garut positif pakai ganja

Sabtu, 03 November 2012 - 21:38 WIB
Tes urine, PNS Garut...
Tes urine, PNS Garut positif pakai ganja
A A A
Sindonews.com - Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, terbukti menggunakan ganja. Hal tersebut terungkap dari hasil pemeriksaan urin pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Garut belum lama ini.

“Dari 150 orang PNS pada lingkup Setda Kabupaten Garut yang kami periksa, hasilnya positif satu orang pengguna ganja,” kata Kepala BNN Kabupaten Garut Agus Juanda saat ditemui di acara Vaganza Garut Bebas Narkoba 2015 di Jalan Patriot, Sabtu (3/11/2012).

Tidak hanya PNS, BNN Kabupaten Garut pun turut memeriksa urin ratusan personel Polres Garut. Di jajaran kepolisian, kata Agus, BNN Kabupaten Garut tidak menemukan adanya petugas yang menggunakan narkoba. “Pegawai yang bersangkutan saat ini tengah kami bina,” terangnya.

Menurut Agus, PNS di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut rawan terhadap adanya penyalahgunaan narkoba. Untuk itulah, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemeriksaan serupa di sejumlah dinas dan instansi pemerintahan.

“Perlu anggaran yang cukup untuk melakukan pemeriksaan itu. Namun yang jelas, kami akan mengulang pemeriksaan serupa di dinas lain,” ujarnya.

Secara keseluruhan, tindak penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Garut sebagian besar didominasi oleh penggunaan ganja. Narkoba jenis lain yang marak digunakan di Garut selain ganja adalah pil dextro dan ekstasi.

“Pil dekstro sering digunakan untuk campuran miras. Banyak sekali kasus miras yang menimbulkan jatuhnya korban jiwa dari berbagai kalangan masyarakat. Sampai sekarang, peredaran pil dekstro masih belum bisa ditekan karena bebasnya penjualan. Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menyelesaikan persoalan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Garut AKP Nurdjaman menyebutkan, kasus peredaran narkoba di Kabupaten Garut di 2012 ini mengalami penurunan bila dibandingkan dengan 2011 sebelumnya. Dari Januari hingga November 2012, peredaran narkoba di Garut tercatat sebanyak 30 kasus.

“Sedangkan tahun 2011 sebelumnya, kasus peredaran narkoba tercatat sebanyak 47 kasus. Dari semua kasus-kasus ini, mayoritas adalah narkoba jenis ganja,” katanya.

Untuk obat golongan psikotropika, tambah Nurdjaman, rata-rata sering disalahgunakan oleh kalangan pelajar. Murahnya harga obat-obatan jenis ini disinyalir menjadi penyebab pelajar menggemarinya.

"Efeknya hanya penenang, tapi akan sangat bahaya kalau dikonsumsi dengan minuman keras atau dalam jumlah berlebih. Kebanyakan pengguna narkoba pelajar memang mengonsumsi psikotropika," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Istri Siri Pernah Disidang Etik
40 menit yang lalu
Bocah Perempuan di Bekasi...
Bocah Perempuan di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar, Polisi Sita Proyektil
55 menit yang lalu
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
2 jam yang lalu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
3 jam yang lalu
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
11 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
14 jam yang lalu
Infografis
Berapa Gaji Guru PPPK...
Berapa Gaji Guru PPPK dan PNS 2025? Ini Rinciannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved