30 Brimob bersenjata lengkap jaga perbatasan Poso

Sabtu, 03 November 2012 - 19:03 WIB
30 Brimob bersenjata...
30 Brimob bersenjata lengkap jaga perbatasan Poso
A A A
Sindonews.com - Kapolda Sulawesi Selatan Barat (Sulselbar) Irjen Pol Mudji Waluyo dalam kunjungan kerjanya, di Kecamatan Mangkuna, Kabupaten Luwu Timur, melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat, agama, dan pemuda. Dalam pertemuan tersebut, Mudji meminta masyarakat agar bersama memerangi teroris.

Dikatakannya, peran masyarakat dalam memberikan informasi sangat diharapkan, untuk menangkal aksi teror, sekaligus membatasi ruang gerak para pelaku teror.

“Kejahatan terjadi karena masyarakat kurang peka terhadap lingkungan sekitarnya, dan biasanya pelaku teror merupakan pendatang di wilayah tersebut. Karenanya, mari kita bersama-sama memerangi terorisme dengan memperhatikan lingkungan kita masing-masing, jika ada yang mencurigakan segara informasikan ke Polsek terdekat,” ujar Mudji di Mangkuna, Sabtu (3/11/2012).

Ditambahkan dia, pihaknya sengaja menggelar tatap muka ini, pasalnya, Kecamatan Mangkutana ini hanya berjarak sekitar 90 kilometer saja dengan Propinsi Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Poso, yang disinyalir merupakan tempat persembunyian para terorisme.

Jika terdesak, kata Mudji, kemungkinan pelaku teror akan masuk ke wilayah Lutim. “Untuk menjaga wilayah perbatasan ini, saya telah perintahkan 30 personil Brimob bertugas di tempat ini, sekaligus membantu pengamanan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Januari 2013 mendatang,“ tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga minta dukungan para ulama untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat, agar tidak terprovokasi aksi terorisme yang mengatasnamakan agama, sehingga kasus terorisme dapat ditekan dan dihilangkan.

Sementara Wakil Bupati Lutim mengatakan, pihaknya tidak akan membiarkan pihak manapun yang ingin mengancam dan menganggu kebersamaan masyarakat di Luwu Timur.

“Selaku pemerintah daerah, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Luwu Timur, untuk membantu pihak kepolisian dengan memberikan informasi jika ada yang mencurigakan dilingkungannnya,” jelas Husler.
(san)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
55 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved