Pelajar SMK terlibat tawuran di Bogor
Jum'at, 02 November 2012 - 18:29 WIB
Pelajar SMK terlibat tawuran di Bogor
A
A
A
Sindonews.com - Aksi tawuran pelajar di Kota Bogor, kembali pecah antara pelajar dari SMK Mekanika dengan SMK PGRI. Tawuran terjadi di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat.
Kejadian tersebut, terjadi saat ratusan pelajar dan SMK Mekanik sedang menunggu angkutan umum di Depan Warung Jambu, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Kemudian tiba tiba datang ratusan pelajar dari arah Baranangsing menuju Warung Jambu. Saling ejek pun terjadi, dan langsung terlibat tawuran. Bahkan aksi tawuran kali ini, para pelajar berduel saling pukul.
Puluhan warga yang berada di lokasi langsung membubarkan aksi tawuran tersebut.
Ironisnya, aksi tawuran pelajar tersebut mendapat dukungan dari tukang ojek yang menyiapkan senjata tajam. Tukang ojek tersebut kemudian memberikan senjata tajam kepada pelajar untuk melakukan tawuran, namun berhasil diketahui warga lain.
Akibatnya tukang ojek tersebut nyaris menjadi bulan bulanan warga.
Selain itu, aksi tawuran tersebut membuat seorang ibu, Sari (38), jatuh pingsan. Dia tidak kuasa melihat para pelajar tawuran dan terus menangis. Aksi tawuran di Warung Jambu, terjadi hampir setiap hari.
Kejadian tersebut, terjadi saat ratusan pelajar dan SMK Mekanik sedang menunggu angkutan umum di Depan Warung Jambu, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Kemudian tiba tiba datang ratusan pelajar dari arah Baranangsing menuju Warung Jambu. Saling ejek pun terjadi, dan langsung terlibat tawuran. Bahkan aksi tawuran kali ini, para pelajar berduel saling pukul.
Puluhan warga yang berada di lokasi langsung membubarkan aksi tawuran tersebut.
Ironisnya, aksi tawuran pelajar tersebut mendapat dukungan dari tukang ojek yang menyiapkan senjata tajam. Tukang ojek tersebut kemudian memberikan senjata tajam kepada pelajar untuk melakukan tawuran, namun berhasil diketahui warga lain.
Akibatnya tukang ojek tersebut nyaris menjadi bulan bulanan warga.
Selain itu, aksi tawuran tersebut membuat seorang ibu, Sari (38), jatuh pingsan. Dia tidak kuasa melihat para pelajar tawuran dan terus menangis. Aksi tawuran di Warung Jambu, terjadi hampir setiap hari.
(san)