Amunisi meledak, dua korban kritis
Jum'at, 02 November 2012 - 13:05 WIB
Amunisi meledak, dua korban kritis
A
A
A
Sindonews.com - Dua korban yang menjadi korban ledakan amunisi di Dusun NGambar, Desa Bambe Driyoreji, Gresik, Jawa Timur (Jatim) masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Siti Khodijah, Taman, Sidoarjo.
Dua korban itu mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuhnya akibat terkena ledakan amunisi saat berusaha memotong amunisi untuk dijual lagi.
Pramanca (19), warga Dusun Ngambar, Desa Bambe Driyorejo, Gresik hingga kini masih terkapar di ruang ICU RS Siti Khodijah, Taman, Sidoarjo akibat luka bakar yang hampir rata di sekujur
tubuhnya. Dalam ruangan tertutup, korban kini masih terus mendapat pengawasan serius dari tim medis RS Siti Khodijah.
sementara satu korban lainnya, Nabiono (45) yang juga warga Dusun Ngambar dievakuasi ke ruang
medis RS Siti Khodijah karena mengalami luka serius di bagian tangannya.
Menurut keterangan saksi, Jumat (2/11/2012) kejadian ledakan amunisi yang terjadi jumat pagi dan menggemparkan warga di sekitar lokasi ini terjadi bermula ketika korban Pramanca yang berprofesi sebagai pedagang besi tua ini berusaha memotong amunisi berukuran sedang yang baru diperolehnya dari seorang.
Menurut rencana, potongan besi itu akan dijual lagi ke pembeli. Namun nahas, sebelum berhasil memotong amunisi itu mendadak amunisi yang dipotong itu meledak.
Korban yang memotong amunisi dengan menggunakan alat pemotong besi itu langsung terlempar dengan luka bakar di hampir sekujur tubuhnya. Sementara korban lainnya Nabiono yang berada didekat korban juga mengalami luka serius dibagian tangan kirinya akibat terkena ledakan.
Hingga kini pihak kepolisian juga belum bisa meminta keterangan dari kedua korban lantaran keduanya masih menjalani perawatan.
Dua korban itu mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuhnya akibat terkena ledakan amunisi saat berusaha memotong amunisi untuk dijual lagi.
Pramanca (19), warga Dusun Ngambar, Desa Bambe Driyorejo, Gresik hingga kini masih terkapar di ruang ICU RS Siti Khodijah, Taman, Sidoarjo akibat luka bakar yang hampir rata di sekujur
tubuhnya. Dalam ruangan tertutup, korban kini masih terus mendapat pengawasan serius dari tim medis RS Siti Khodijah.
sementara satu korban lainnya, Nabiono (45) yang juga warga Dusun Ngambar dievakuasi ke ruang
medis RS Siti Khodijah karena mengalami luka serius di bagian tangannya.
Menurut keterangan saksi, Jumat (2/11/2012) kejadian ledakan amunisi yang terjadi jumat pagi dan menggemparkan warga di sekitar lokasi ini terjadi bermula ketika korban Pramanca yang berprofesi sebagai pedagang besi tua ini berusaha memotong amunisi berukuran sedang yang baru diperolehnya dari seorang.
Menurut rencana, potongan besi itu akan dijual lagi ke pembeli. Namun nahas, sebelum berhasil memotong amunisi itu mendadak amunisi yang dipotong itu meledak.
Korban yang memotong amunisi dengan menggunakan alat pemotong besi itu langsung terlempar dengan luka bakar di hampir sekujur tubuhnya. Sementara korban lainnya Nabiono yang berada didekat korban juga mengalami luka serius dibagian tangan kirinya akibat terkena ledakan.
Hingga kini pihak kepolisian juga belum bisa meminta keterangan dari kedua korban lantaran keduanya masih menjalani perawatan.
(azh)