Mangkrak Setahun, KFC kembali menggeliat
Jum'at, 02 November 2012 - 02:39 WIB
Mangkrak Setahun, KFC kembali menggeliat
A
A
A
Sindonews.com - Setelah mangkrak setahun lebih, Kulonprogo Fish Center (KFC) akhirnya dihidupkan lagi. Pedagang mulai menjajakan ikan menandai awal beroperasinya KFC yang dibangun dengan modal cukup besar ini.
Koordinator pengelola KFC, Hardi mengatakan, sekitar 28 pedagang akan menempati pasar ikan yang dibangun sejak 2008 ini. Namun di hari pertama, hanya tujuh pedagang saja yang memulai aktivitas.
“Mungkin karena baru hari pertama,” kata Hardi di KFC Kulonprogo, Kamis 1 November 2012.
Dia mengatakan, KFC tidak hanya menyediakan ikan air tawar seperti lele, gurami dan lainnya. Tempat ini juga menyediakan ikan laut dan benih ikan. Untuk menjaga kelangsungan KFC, pengelola juga menyediakan stok benih di samping aneka kuliner dari olahan ikan.
“Kalau dulu ada pemancingannya juga, dan itu ternyata dapat menyedot minat masyarakat. Sementara ini, kita siapkan kuliner sebagai pelengkap. Kami ingin agar kelangsungan KFC tetap terjaga,” kata penasehat Forum Silaturahmi Pokdakan (FSP) Kulonprogo ini.
Dia menjelaskan, sebelumnya KFC mangkrak karena pedagang kesulitan air. Pedagang membutuhkan aliran air dengan volume lumayan besar dan mengalir setiap saat. Namun, saat itu, kebutuhan tidak dapat terpenuhi karena air harus ditampung terlebhi dahulu.
“Nah kadang-kadang, ketika air di tempat penampungan habis terutama saat malam, banyak ikan yang mati di pagi harinya. Tapi sekarang sudah ada penambahan beberapa sumur bor. Kami jamin kebutuhan air tidak ada masalah,” terangnya.
Koordinator pengelola KFC, Hardi mengatakan, sekitar 28 pedagang akan menempati pasar ikan yang dibangun sejak 2008 ini. Namun di hari pertama, hanya tujuh pedagang saja yang memulai aktivitas.
“Mungkin karena baru hari pertama,” kata Hardi di KFC Kulonprogo, Kamis 1 November 2012.
Dia mengatakan, KFC tidak hanya menyediakan ikan air tawar seperti lele, gurami dan lainnya. Tempat ini juga menyediakan ikan laut dan benih ikan. Untuk menjaga kelangsungan KFC, pengelola juga menyediakan stok benih di samping aneka kuliner dari olahan ikan.
“Kalau dulu ada pemancingannya juga, dan itu ternyata dapat menyedot minat masyarakat. Sementara ini, kita siapkan kuliner sebagai pelengkap. Kami ingin agar kelangsungan KFC tetap terjaga,” kata penasehat Forum Silaturahmi Pokdakan (FSP) Kulonprogo ini.
Dia menjelaskan, sebelumnya KFC mangkrak karena pedagang kesulitan air. Pedagang membutuhkan aliran air dengan volume lumayan besar dan mengalir setiap saat. Namun, saat itu, kebutuhan tidak dapat terpenuhi karena air harus ditampung terlebhi dahulu.
“Nah kadang-kadang, ketika air di tempat penampungan habis terutama saat malam, banyak ikan yang mati di pagi harinya. Tapi sekarang sudah ada penambahan beberapa sumur bor. Kami jamin kebutuhan air tidak ada masalah,” terangnya.
(ysw)