Pelaku teror Mtos berada di Polman
Rabu, 31 Oktober 2012 - 15:52 WIB
Pelaku teror Mtos berada di Polman
A
A
A
Sindonews.com - Pelaku teror yang akan meledakkan Mal Makasar Town Square (Mtos), diduga berada di Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar).
Wakil Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Wakasat Reskrim) Kompol Anwar Hasan mengatakan, pihaknya terus memburu pelaku teror tersebut.
"Saat ini, pelaku diduga mengirim SMS (Short Message Service) dari sana (Polman)," kata Kompol Anwar, kepada wartawan, di Polman, Sulbar, Rabu (31/10/2012).
Anwar menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Polman untuk menangkap pelaku misterius itu. "Ya, kami terus koordinasi dengan pihak disana (Polres Polman)," ungkapnya.
Seperti diketahui, Selasa 30 Oktober 2012. Sebuah SMS bernada ancaman diterima pengelola mal, sms itu berasal dari orang yang tidak dikenal.
SMS tersebut berasal dari nomor ponsel 082346596044 berisi:
"Mici-mici selama ini Mtos aman dan damai, aku tak tahu persis sistem keamanan gedung ini, tapi para tenan di lantai dasar tempat troli tersingkir, lambat atau cepat gedung ini akan jadi target bom. Jika ingin gedung ini tetap aman, biarkan para tenan berjualan selama setahun ini."
Property Manager Mal, Robert Panese mengatakan, pihaknya mendapat kabar tersebut dari Polman.
"Setelah beberapa saat polisi melakukan penyisiran, polisi memberikan kabar soal keberadaan pelaku saat mengirim SMS tersebut," ucapnya.
Robert mengungkapkan, pihaknya langsung melakukan pendataan terhadap karyawannya dan seluruh anggotanya. "Kami tidak menemukan karyawan yang berasal dari sana," tandasnya.
Wakil Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Wakasat Reskrim) Kompol Anwar Hasan mengatakan, pihaknya terus memburu pelaku teror tersebut.
"Saat ini, pelaku diduga mengirim SMS (Short Message Service) dari sana (Polman)," kata Kompol Anwar, kepada wartawan, di Polman, Sulbar, Rabu (31/10/2012).
Anwar menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Polman untuk menangkap pelaku misterius itu. "Ya, kami terus koordinasi dengan pihak disana (Polres Polman)," ungkapnya.
Seperti diketahui, Selasa 30 Oktober 2012. Sebuah SMS bernada ancaman diterima pengelola mal, sms itu berasal dari orang yang tidak dikenal.
SMS tersebut berasal dari nomor ponsel 082346596044 berisi:
"Mici-mici selama ini Mtos aman dan damai, aku tak tahu persis sistem keamanan gedung ini, tapi para tenan di lantai dasar tempat troli tersingkir, lambat atau cepat gedung ini akan jadi target bom. Jika ingin gedung ini tetap aman, biarkan para tenan berjualan selama setahun ini."
Property Manager Mal, Robert Panese mengatakan, pihaknya mendapat kabar tersebut dari Polman.
"Setelah beberapa saat polisi melakukan penyisiran, polisi memberikan kabar soal keberadaan pelaku saat mengirim SMS tersebut," ucapnya.
Robert mengungkapkan, pihaknya langsung melakukan pendataan terhadap karyawannya dan seluruh anggotanya. "Kami tidak menemukan karyawan yang berasal dari sana," tandasnya.
(maf)