Lurah pun banyak yang tidak tahu RDTR
Rabu, 31 Oktober 2012 - 15:17 WIB
Lurah pun banyak yang tidak tahu RDTR
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan, Peraturan Daerah (Perda) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) 2030, masih dalam pembahasan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama menerangkan, saat ini pihaknya tengah fokus mensosialisasikan tentang RDTR kepada masyarakat.
"Sebenarnya, prinsip RDTR itu banyak yang tidak tahu. Jangankan orang biasa, Lurah pun banyak yang tidak tahu," kata pria yang akrab disapa Ahok itu, kepada wartawan, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (31/10/2012).
Ahok meminta kepada Kepala Dinas Tata Ruang DKI Agus Subandono, untuk membagikan konsep RDTR ini ke semua Lurah di DKI Jakarta. Sehingga, nantinya para Lurah bisa melihat wilayahnya di RDTR.
"Pak Gubernur ingin sesuai dengan impian orang Jakarta, bukan Pemprov DKI. Misalnya, tahun 2030 kalau pembangunannya jalan tol semua, apa semua orang bisa menikmati? Kan belum tentu," terangnya.
Oleh karena itu, Ahok menghimbau, agar pengesahan Perda RDTR ini diundur saja. "Idealnya Juni atau Juli 2013 kita sudah ketok palu. Kita harap seperti itu," tandasnya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama menerangkan, saat ini pihaknya tengah fokus mensosialisasikan tentang RDTR kepada masyarakat.
"Sebenarnya, prinsip RDTR itu banyak yang tidak tahu. Jangankan orang biasa, Lurah pun banyak yang tidak tahu," kata pria yang akrab disapa Ahok itu, kepada wartawan, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (31/10/2012).
Ahok meminta kepada Kepala Dinas Tata Ruang DKI Agus Subandono, untuk membagikan konsep RDTR ini ke semua Lurah di DKI Jakarta. Sehingga, nantinya para Lurah bisa melihat wilayahnya di RDTR.
"Pak Gubernur ingin sesuai dengan impian orang Jakarta, bukan Pemprov DKI. Misalnya, tahun 2030 kalau pembangunannya jalan tol semua, apa semua orang bisa menikmati? Kan belum tentu," terangnya.
Oleh karena itu, Ahok menghimbau, agar pengesahan Perda RDTR ini diundur saja. "Idealnya Juni atau Juli 2013 kita sudah ketok palu. Kita harap seperti itu," tandasnya.
(maf)