Pesta miras, pelajar baku hantam
Rabu, 31 Oktober 2012 - 15:05 WIB
Pesta miras, pelajar baku hantam
A
A
A
Sindonews.com - Berawal pesta minuman keras (miras) di sekolah, sejumlah pelajar SMA Pelita Karya, Kefamenanu Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur (NTT) terlibat baku hantam.
Perkelahian tersebut nyaris berujung saling tikam karena beberapa pelajar diketahui membawa senjata tajam. Polisi yang mendapat laporan langsung meringkus lima pelajar. Sementara seorang pelajar sempat melarikan diri.
“Sebelumnya kami minum arak sejak pagi lalu terlibat baku pukul," jelas Kristo, salah satu siswa SMA Pelita Karya, saat menjalani pembinaan di kantor Polres TTU, Rabu (31/10/2012).
Kepolisian Resort Timor Tengah Utara terpaksa menangkap lima pelajar itu lantaran membawa senjata tajam ke sekolah dan tidak jelas penggunaan-nya.
“Pemicu awalnya sejak kemarin, tadi mereka terlibat perkelahian. Ada siswa yang bawa pisau tapi saat polisi datang pelajar itu lari,” ujar Aipda Sefnat Tefa, Kasubaghumas Polres TTU.
Peristiwa tawuran di Sekolah itu kerap terjadi. Kepala sekolah SMA Pelita Karya, Hendrikus Oematan, BA mengaku sulit membendung perilaku siswanya.
Saat ini lima siswa SMA, Jino Tabesi, Maru Limanurung, Yosep Kota, Gdlief Alle, Andre Masu menjalani pembinaan di Kantor Polisi. Sedangkan seorang rekannya, Jeki Amfotis yang sebelumnya berhasil kabur kini dalam kejaran polisi.
Perkelahian tersebut nyaris berujung saling tikam karena beberapa pelajar diketahui membawa senjata tajam. Polisi yang mendapat laporan langsung meringkus lima pelajar. Sementara seorang pelajar sempat melarikan diri.
“Sebelumnya kami minum arak sejak pagi lalu terlibat baku pukul," jelas Kristo, salah satu siswa SMA Pelita Karya, saat menjalani pembinaan di kantor Polres TTU, Rabu (31/10/2012).
Kepolisian Resort Timor Tengah Utara terpaksa menangkap lima pelajar itu lantaran membawa senjata tajam ke sekolah dan tidak jelas penggunaan-nya.
“Pemicu awalnya sejak kemarin, tadi mereka terlibat perkelahian. Ada siswa yang bawa pisau tapi saat polisi datang pelajar itu lari,” ujar Aipda Sefnat Tefa, Kasubaghumas Polres TTU.
Peristiwa tawuran di Sekolah itu kerap terjadi. Kepala sekolah SMA Pelita Karya, Hendrikus Oematan, BA mengaku sulit membendung perilaku siswanya.
Saat ini lima siswa SMA, Jino Tabesi, Maru Limanurung, Yosep Kota, Gdlief Alle, Andre Masu menjalani pembinaan di Kantor Polisi. Sedangkan seorang rekannya, Jeki Amfotis yang sebelumnya berhasil kabur kini dalam kejaran polisi.
(ysw)