Sosialisasi Narkoba Salah Sasaran
Rabu, 31 Oktober 2012 - 13:46 WIB
Sosialisasi Narkoba Salah Sasaran
A
A
A
Sindonews.com - Sosialisasi narkoba yang dilakukan terhadap 140 pelajar di Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta dinilai salah sasaran. Sosialisasi tidak menyentuh langsung ke tingkat bawah.
Pemerhati Peduli Remaja, Kulonprogo, Damaryanti Suparjo mengatakan, sosialisasi soal pencegahan narkoba kepada pelajar salah sasaran. Sosialisasi yang diberikan sama sekali tak menyentuh akan persoalan.
Menurut dia, sosialisasi bahaya narkoba seharusnya diberikan kepada anak-anak yang dianggap 'nakal' di sekolah. Sosialisasi pun tidak seharusnya hanya dilakukan melalui forum resmi seperti dilakukan selama ini.
"Harusnya kan terjun langsung ke lapangan, bergaul dengan anak-anak yang dikategorikan nakal. Bukan anak-anak baik seperti selama ini. Karena dipaksakan pun, jelas tidak akan efektif," kata dia, Rabu (31/10/2012).
Menurutnya, sosialisasi bahaya narkoba seperti yang diberikan kepada 140 siswa SMP se-Kulonprogo di Gedung Kaca, tidak akan memberi dampak signifikan. Kecuali penyuluh, maupun instansi terkait mau terjun langsung ke bawah.
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DIY, memberikan sosialisasi bagi perwakilan siswa SMP se Kulonprogo. Sosialisasi menghadirkan Budi Prasetyo dari Lembaga Abak Bangsa Cerdas.
"Narkoba menimbulkan efek negatif yang sangat parah. Mengetahu fakta sebenarnya tentang narkoba membantu pelajar untuk tegas menjauhi narkoba," kata Budi.
Pemerhati Peduli Remaja, Kulonprogo, Damaryanti Suparjo mengatakan, sosialisasi soal pencegahan narkoba kepada pelajar salah sasaran. Sosialisasi yang diberikan sama sekali tak menyentuh akan persoalan.
Menurut dia, sosialisasi bahaya narkoba seharusnya diberikan kepada anak-anak yang dianggap 'nakal' di sekolah. Sosialisasi pun tidak seharusnya hanya dilakukan melalui forum resmi seperti dilakukan selama ini.
"Harusnya kan terjun langsung ke lapangan, bergaul dengan anak-anak yang dikategorikan nakal. Bukan anak-anak baik seperti selama ini. Karena dipaksakan pun, jelas tidak akan efektif," kata dia, Rabu (31/10/2012).
Menurutnya, sosialisasi bahaya narkoba seperti yang diberikan kepada 140 siswa SMP se-Kulonprogo di Gedung Kaca, tidak akan memberi dampak signifikan. Kecuali penyuluh, maupun instansi terkait mau terjun langsung ke bawah.
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DIY, memberikan sosialisasi bagi perwakilan siswa SMP se Kulonprogo. Sosialisasi menghadirkan Budi Prasetyo dari Lembaga Abak Bangsa Cerdas.
"Narkoba menimbulkan efek negatif yang sangat parah. Mengetahu fakta sebenarnya tentang narkoba membantu pelajar untuk tegas menjauhi narkoba," kata Budi.
(azh)