Gubernur Riau minta Rp500 juta dalam peti

Rabu, 31 Oktober 2012 - 03:03 WIB
Gubernur Riau minta...
Gubernur Riau minta Rp500 juta dalam peti
A A A
Sindonews.com - Gubernur Riau Rusli Zainal disebut meminta upeti Rp500 juta dalam kasus suap Pekan Olahraga Nasional (PON). Upeti itu, diberikan dalam kardus dan dilakban.

Hal itu terungkap dalam sidang perdana tindak pidana korupsi di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Riau, dengan terdakwa mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Lukman Abbas.

Dalam surat dakwaanya, Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Salim, Iskandar Marwanto, dan Kresno Anto Wibowo secara bergantian menceritakan, pemberian upeti untuk Rusli Zainal dimulai pada 24 Febuari 2012.

"Saat itu, sekira pukul 20.22 WIB, terdakawa yang menjabat sebagai staf ahli gubernur dihubungi oleh ajudan Gubernur Riau yakni Said Faisal," ujar Agus Salim di PN Pekanbaru, Selasa (30/10/2012).

Ditambahkan dia, saat itu Said meminta, uang Rp500 juta yang diminta Rusli Zainal diantar malam itu juga. Dia juga meminta agar uang itu dibungkus dalam kardus, kemudian dilakban.

"Untuk bos itu lima ratus (lima ratus juta rupiah), agar diserahkan kepada 'bos' Gubernur Riau malam ini juga," ungkap Agus menirukan pesan Said Faisal kepada terdakwa Lukman Abbas.

Kemudian, terdakwa yang juga merupakan orang kepercayaan Rusli Zainal menjawab, bahwa uang Rp500 juta itu diserahkan dari pihak PT Adhi Karya, perusahaan Komsorsium PON.

"Lalu PT Adhi Karya langsung menyediakan Rp500 juta dan dibungkus dengan kotak bekas kertas fotocopy. Setelah uang dimasukkan, kotak itu dibungkus dengan kertas berwarna coklat. Sesuai pesanan, setelah uang itu dibungkus lalu dilakban," sambungnya.

Kemudian, malam itu juga pihak PT Adhi Karya berangkat menyerahkan uang yang diminta Rusli Zainal melalui ajudannya. Uang itu lalu diserahkan disamping rumah Dinas Gubernur Riau oleh Nasapwir kepada Said Faisal. "Ini titipan dari Pak Dicky" dan dijawab oleh Said Faisal, "Ya".
(san)
Berita Terkait
Dugaan Korupsi SPPD...
Dugaan Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau Naik Penyidikan setelah Eks Pj Walkot Pekanbaru Diperiksa
Rugikan Negara Rp1,1...
Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Pejabat Bank BUMD Riau Ditahan
Kalahkan Kepulauan Riau,...
Kalahkan Kepulauan Riau, Papua Tembus Semifinal Futsal PON XX Papua
Geledah Kantor Gubernur...
Geledah Kantor Gubernur Riau, KPK Sita Dokumen Anggaran Pemprov
KPK Tahan Ajudan Gubernur...
KPK Tahan Ajudan Gubernur Riau Abdul Wahid usai Diperiksa sebagai Tersangka
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
4 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
6 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
6 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
8 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
9 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved