Gunung Raung batuk, KRB dipetakan
Selasa, 30 Oktober 2012 - 19:52 WIB
Gunung Raung batuk, KRB dipetakan
A
A
A
Sindonews.com - Untuk mengantisipasi letusan Gunung Raung di Kabupaten Jember, jajaran Muspida dan PMI Jember melakukan pemetaan Kawasan Rawan Bencana (KRB) di sekitar gunung.
Kawasan yang masuk dalam rawan bencana meliputi tiga kabupaten yakni Jember, Banyuwangi, dan Bondowoso. Muspida dan PMI Jember melakukan pemantauan dan pemetaan KRB di Desa Gunung Malang, Kecamatan Sumberjambe, dengan menggunakan trail.
Di Kecamatan Sumberjambe, Muspida juga berkoordinasi dengan personil dari Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) dari Bandung dan Pos Pantau Gunung Raung di Banyuwangi.
Saat SINDO terjun langsung di kaki Gunung Raung yang berjarak sekitar 15 kilometer tepatnya di Dusun Gayasan, Desa Nunung Malang Desa Kecamatan Sumberjambe, situasi warga nampak tenang namun bercampur was-was jika terjadi letusan gunung tersebut.
Salah seorang warga, Sayidi mengatakan, warga setempat sempat menyaksikan pada Minggu 28 Oktober 2012 malam munculnya lava pijar dari Gunung Raung. Saat itu warga sudah siap-siap melakukan pengungsian ke tempat yang aman seperti sekolah, masjid dan balai desa.
Salah seorang petugas PVMBG dari Bandung Agus Solikin mengatakan, status Siaga level III Gunung Raung ditetapkan pada 22 Oktober 2012 menyusul aktivitas vulkanik yang terus naik.
Menurut dia, letusan Raung terbesar terjadi pada 1953 dan 1956 dengan tinggi letusan mencapi 12 kilometer dan dentuman magma terjadi selama empat jam.
Kawasan yang masuk dalam rawan bencana meliputi tiga kabupaten yakni Jember, Banyuwangi, dan Bondowoso. Muspida dan PMI Jember melakukan pemantauan dan pemetaan KRB di Desa Gunung Malang, Kecamatan Sumberjambe, dengan menggunakan trail.
Di Kecamatan Sumberjambe, Muspida juga berkoordinasi dengan personil dari Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) dari Bandung dan Pos Pantau Gunung Raung di Banyuwangi.
Saat SINDO terjun langsung di kaki Gunung Raung yang berjarak sekitar 15 kilometer tepatnya di Dusun Gayasan, Desa Nunung Malang Desa Kecamatan Sumberjambe, situasi warga nampak tenang namun bercampur was-was jika terjadi letusan gunung tersebut.
Salah seorang warga, Sayidi mengatakan, warga setempat sempat menyaksikan pada Minggu 28 Oktober 2012 malam munculnya lava pijar dari Gunung Raung. Saat itu warga sudah siap-siap melakukan pengungsian ke tempat yang aman seperti sekolah, masjid dan balai desa.
Salah seorang petugas PVMBG dari Bandung Agus Solikin mengatakan, status Siaga level III Gunung Raung ditetapkan pada 22 Oktober 2012 menyusul aktivitas vulkanik yang terus naik.
Menurut dia, letusan Raung terbesar terjadi pada 1953 dan 1956 dengan tinggi letusan mencapi 12 kilometer dan dentuman magma terjadi selama empat jam.
(ysw)