Penyebab kecelakan KA Prameks tunggu 3-6 bulan
Selasa, 30 Oktober 2012 - 14:35 WIB
Penyebab kecelakan KA Prameks tunggu 3-6 bulan
A
A
A
Sindonews.com – Insiden kecelakaan Kereta Api Prambanan Ekspres (Prameks) di Kampung Krajan, Desa Tirtomartani, Kalasan, Sleman, DIY, satu pekan lalu masih belum diketahui secara pasti penyebabnya.
Selain dari internal PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan penyelidikan, pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga masih mengumpulkan data-data untuk mengetahui penyebab kecelakan.
“Butuh waktu lama, bisa tiga sampai enam bulan untuk mengetahui hasilnya,” ujar Direktur Keselamatan Perkeretapian Dirjen Perkeretapian Kementrian Perhubungan, Hermanto Dwiatmoko di Daops VI Yogyakarta, Selasa (30/10/2012).
Menurut Hermanto, PT KAI juga melakukan penyelidikan terkait kecelakaan itu. Tetapi, hasilnya juga menemukan titik terang apa penyebabnya. “Kalau soal kecelakaan kemarin masih kita lakukan penelusuran,” katanya.
Tetapi, lanjutnya, secara umum yang sudah terjadi, kecelakaan KA karena banyak penyebabnya. Di antaranya, SDM (sumber daya manusia) seperti masinis, atau pengatur jalur, kemudian sarana dan prasarana seperti perlintasan kereta tidak sempurna atau kereta itu sendiri dan faktor lain.
“Prasarana seperti adanya rel patah, tidak sempurna treknya. Sedangkan dari sisi sarana karena kondisi roda, as patah dan pengereman tidak sempurna. Kemudian SDM umumnya tabrakan KA ini lebih pada kelalaian manusianya,” jelasnya.
Selain dari internal PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan penyelidikan, pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga masih mengumpulkan data-data untuk mengetahui penyebab kecelakan.
“Butuh waktu lama, bisa tiga sampai enam bulan untuk mengetahui hasilnya,” ujar Direktur Keselamatan Perkeretapian Dirjen Perkeretapian Kementrian Perhubungan, Hermanto Dwiatmoko di Daops VI Yogyakarta, Selasa (30/10/2012).
Menurut Hermanto, PT KAI juga melakukan penyelidikan terkait kecelakaan itu. Tetapi, hasilnya juga menemukan titik terang apa penyebabnya. “Kalau soal kecelakaan kemarin masih kita lakukan penelusuran,” katanya.
Tetapi, lanjutnya, secara umum yang sudah terjadi, kecelakaan KA karena banyak penyebabnya. Di antaranya, SDM (sumber daya manusia) seperti masinis, atau pengatur jalur, kemudian sarana dan prasarana seperti perlintasan kereta tidak sempurna atau kereta itu sendiri dan faktor lain.
“Prasarana seperti adanya rel patah, tidak sempurna treknya. Sedangkan dari sisi sarana karena kondisi roda, as patah dan pengereman tidak sempurna. Kemudian SDM umumnya tabrakan KA ini lebih pada kelalaian manusianya,” jelasnya.
(rsa)