Mal Makassar Town Square diancam bom
Selasa, 30 Oktober 2012 - 13:54 WIB
Mal Makassar Town Square diancam bom
A
A
A
Sindonews.com - Mal Makassar Town Square (Mtos) yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Sulawesi Selatan, diancam bom melalui Short Messages Service (SMS) orang tidak dikenal.
Hal ini disampaikan oleh pengelolah mal, Property Manager Robert Panese, saat dikonfirmasi oleh wartawan terkait kebenaran kabar tersebut, Selasa (30/10/2012).
Katanya, sekira pukul 09.30 Wita, ada SMS ancaman yang masuk di nomor telepon pribadinya. "SMS itu bernada ancaman akan meledakkan bom di mal ini," katanya.
Menurut Robert, pihaknya tidak pernah menyakiti hati seseorang yang berkaitan dengan bisnisnya dan para karyawannya. "Setahu saya kami semua baik-baik saja," ungkapnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, setelah mendapat SMS ancaman bom tersebut dia langsung melaporkannya kepada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tamalanrea.
"Saat mendapat ancaman saya langsung memberitahukan Polsek Tamalanrea untuk ditindak," kata dia.
SMS ancaman dari nomor ponsel 082346596044 berisi, "Mici-mici selama ini Mtos aman dan damai, aku tak tau persis sistem keamanan gedung ini, tapi para tenan dilantai dasar tempat trolli tersingkir lambat atau cepat gedung ini akan jadi target bom, jika ingin gedung ini tetap aman, biarkan para tenan berjualan selama setahun ini."
Berdasarkan pantauan pengunjung mal tetap melakukan aktivitasnya, sementara itu, para pihak keamanan mal memperketat penjagaan.
Hal ini disampaikan oleh pengelolah mal, Property Manager Robert Panese, saat dikonfirmasi oleh wartawan terkait kebenaran kabar tersebut, Selasa (30/10/2012).
Katanya, sekira pukul 09.30 Wita, ada SMS ancaman yang masuk di nomor telepon pribadinya. "SMS itu bernada ancaman akan meledakkan bom di mal ini," katanya.
Menurut Robert, pihaknya tidak pernah menyakiti hati seseorang yang berkaitan dengan bisnisnya dan para karyawannya. "Setahu saya kami semua baik-baik saja," ungkapnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, setelah mendapat SMS ancaman bom tersebut dia langsung melaporkannya kepada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tamalanrea.
"Saat mendapat ancaman saya langsung memberitahukan Polsek Tamalanrea untuk ditindak," kata dia.
SMS ancaman dari nomor ponsel 082346596044 berisi, "Mici-mici selama ini Mtos aman dan damai, aku tak tau persis sistem keamanan gedung ini, tapi para tenan dilantai dasar tempat trolli tersingkir lambat atau cepat gedung ini akan jadi target bom, jika ingin gedung ini tetap aman, biarkan para tenan berjualan selama setahun ini."
Berdasarkan pantauan pengunjung mal tetap melakukan aktivitasnya, sementara itu, para pihak keamanan mal memperketat penjagaan.
(mhd)