Tim penyidik beda pendapat, korupsi TPAS macet

Senin, 29 Oktober 2012 - 22:47 WIB
Tim penyidik beda pendapat,...
Tim penyidik beda pendapat, korupsi TPAS macet
A A A
Sindonews.com - Kelanjutan penyelidikan kasus korupsi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Banyuroto, buram. Tim penyidik beda pendapat dalam penentuan tersangka dari Tim sembilan yang bertanggung jawab atas pengadaan tanah.

Kepala Seksi (Kasie) Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Wates Arif Muda Dharmanta mengakui, belum ada perkembangan apa pun dari kasus korupsi yang sudah memiliki dua tersangka tersebut. Laporan terakhir tim penyidik hingga kini masih memeriksa saksi.

"Memang tidak ada perkembangan apa-apa dalam dua pekan ini. Terakhir kami mendapat laporan dari tim penyidik, masih dilakukan beberapa pemanggilan saksi dan dilakukan pengecekan silang," kata Arif, Senin (29/10/2012).

Menurut dia, pihaknya sudah berkonsultasi dengan saksi ahli dari Fakultas Hukum (FH) Universitas Gajah Mada (UGM) terkait kasus tersebut, dua pekan silam. Sayang, Arif tak mau membuka hasil konsultasi.

"Yang pasti terkait materi penyidikan yang akan dibuka di sidang," jelasnya.

Arif menjelaskan, hambatan untuk menentukan tersangka baru karena tim penyidik tidak satu suara dalam menentukan tersangka dari pihak tim pengadaan tanah. Sehingga, Kejari Wates melakukan gelar perkara di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hasilnya, Kejari Wates mendapatkan instruksi untuk segera menuntaskan pengusutan kasus tersebut. "Kejati mengharapkan kasus dituntaskan secepatnya. Kami sepakat dan kami targetkan pertengahan November sudah ada hasilnya," jelasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
10 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
26 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
54 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
2 jam yang lalu
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved