Dirampok, WN Belgia tertembak
Senin, 29 Oktober 2012 - 22:07 WIB
Dirampok, WN Belgia tertembak
A
A
A
Sindonews.com - Kawanan perampok bersenjata api (senpi) kembali beraksi di Pasuruan. Setelah merampok pengusaha di Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan, mereka kembali beraksi di jalur pantura yang ramai, di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan.
Dua peristiwa yang hanya berselang empat hari tersebut diduga komplotan yang sama. Kali ini mereka berhasil memperdayai penumpang mobil Toyota Innova, Diet Mar, seorang warga negara (WN) Belgia dan Sariadi sopir. Kedua korban terluka akibat tembakan senpi milik perampok.
Sariadi terkena tembakan di telapak kaki kiri dan Diet Mar yang duduk di kursi belakang terkena tembakan di leher dan lambungnya.
Peristiwa ini terjadi ketika mobil Innova Nopol N 752 VH yang dikendarai korban bermaksud berhenti karena ban belakang kempes. Kendaraan ini kemudian berhenti sekitar 20 meter dari Markar Yonzipur 10 Pasuruan.
Saat sopir keluar dari dalam mobil untuk memeriksa ban, tiba-tiba dua pelaku menghampiri mobil dan merampas tas milik Diet Mar. Kedua korban ini berusaha mempertahankan diri. Namun mereka tak berdaya setelah seorang pelaku mengancam akan menembakkan senpi kepada korban.
"Sempat terjadi tarik-menarik tas antara pelaku dan penumpang mobil," kata Bambang, seorang warga yang berada dilokasi kejadian, Senin (29/10/2012).
Mendengar suara tembakan, warga berusaha mendekat dan memberikan pertolongan. Beberapa warga bahkan melempari kawanan perampok dengan batu.
"Warga terus merangsek mendekati tempat kejadian. Sesaat kemudian pelaku melarikan diri," tandas Bambang.
Hingga kini belum ada keterangan dari kepolisian. Kasat Reskim Polres Pasuruan Kota AKP Bambang Sugeng belum berhasil dikonfirmasi wartawan.
Namun menurut seorang petugas, para pelaku ini diduga adalah komplotan yang sama dengan peristiwa perampokan serupa.
Petugas yang kini telah disebar akan mengembangkan penyelidikan dari bukti awal yang ditelusuri dari identitas pemilik sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi.
Dua peristiwa yang hanya berselang empat hari tersebut diduga komplotan yang sama. Kali ini mereka berhasil memperdayai penumpang mobil Toyota Innova, Diet Mar, seorang warga negara (WN) Belgia dan Sariadi sopir. Kedua korban terluka akibat tembakan senpi milik perampok.
Sariadi terkena tembakan di telapak kaki kiri dan Diet Mar yang duduk di kursi belakang terkena tembakan di leher dan lambungnya.
Peristiwa ini terjadi ketika mobil Innova Nopol N 752 VH yang dikendarai korban bermaksud berhenti karena ban belakang kempes. Kendaraan ini kemudian berhenti sekitar 20 meter dari Markar Yonzipur 10 Pasuruan.
Saat sopir keluar dari dalam mobil untuk memeriksa ban, tiba-tiba dua pelaku menghampiri mobil dan merampas tas milik Diet Mar. Kedua korban ini berusaha mempertahankan diri. Namun mereka tak berdaya setelah seorang pelaku mengancam akan menembakkan senpi kepada korban.
"Sempat terjadi tarik-menarik tas antara pelaku dan penumpang mobil," kata Bambang, seorang warga yang berada dilokasi kejadian, Senin (29/10/2012).
Mendengar suara tembakan, warga berusaha mendekat dan memberikan pertolongan. Beberapa warga bahkan melempari kawanan perampok dengan batu.
"Warga terus merangsek mendekati tempat kejadian. Sesaat kemudian pelaku melarikan diri," tandas Bambang.
Hingga kini belum ada keterangan dari kepolisian. Kasat Reskim Polres Pasuruan Kota AKP Bambang Sugeng belum berhasil dikonfirmasi wartawan.
Namun menurut seorang petugas, para pelaku ini diduga adalah komplotan yang sama dengan peristiwa perampokan serupa.
Petugas yang kini telah disebar akan mengembangkan penyelidikan dari bukti awal yang ditelusuri dari identitas pemilik sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi.
(ysw)