Pemkab Bogor dinilai lalai antisipasi bencana
Senin, 29 Oktober 2012 - 19:58 WIB
Pemkab Bogor dinilai lalai antisipasi bencana
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten Bogor dinilai lalai terhadap penanganan dan antisipasi bencana. Sehingga mengakibatkan tiga orang tewas dan lima lainnya luka-luka.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wasto Sumarno menilai bencana longsor yang kerap terjadi dan menimbulkan korban jiwa, lebih disebabkan kurangnya penyuluhan dari Pemkab Bogor.
"Mestinya pemerintah setempat, aktif dalam memberikan penyuluhan. Apalagi di wilayah Bogor Barat seperti Jasinga, Nanggung dan Cigudeg, merupakan daerah rawan bencana longsor," kata Wasti, kepada wartawan, di Bogor, Senin (29/10/2012).
Seperti diberitakan sebelumnya, penambangan pasir di Bukit Gunung Telaga longsor. Menyebabkan tebing runtuh dan menimbun delapan warga. Tiga orang di antaranya tewas dan lima orang mengalami luka-luka.
Seluruh korban longsor ini merupakan warga kampung Kembang Kuning, Desa Jugalajaya, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.
Korban meninggal adalah Ahmadi (37), Supiani (35), dan Sukria (42). Peristiwa ini terjadi pada Senin (29/10/2012) sekira pukul 09.00 WIB.
Sedangkan korban yang terluka adalah Sukma (25), Aris (24), Mulyadi (26), Ali (27), dan Saproni (46).
Saat ini empat orang sudah pulang ke rumahnya setelah memperoleh perawatan di RS Leuwiliang Bogor. Sedangkan satu lainnya Sukma masih dirawat di RS Jasinga karena patah kaki.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wasto Sumarno menilai bencana longsor yang kerap terjadi dan menimbulkan korban jiwa, lebih disebabkan kurangnya penyuluhan dari Pemkab Bogor.
"Mestinya pemerintah setempat, aktif dalam memberikan penyuluhan. Apalagi di wilayah Bogor Barat seperti Jasinga, Nanggung dan Cigudeg, merupakan daerah rawan bencana longsor," kata Wasti, kepada wartawan, di Bogor, Senin (29/10/2012).
Seperti diberitakan sebelumnya, penambangan pasir di Bukit Gunung Telaga longsor. Menyebabkan tebing runtuh dan menimbun delapan warga. Tiga orang di antaranya tewas dan lima orang mengalami luka-luka.
Seluruh korban longsor ini merupakan warga kampung Kembang Kuning, Desa Jugalajaya, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.
Korban meninggal adalah Ahmadi (37), Supiani (35), dan Sukria (42). Peristiwa ini terjadi pada Senin (29/10/2012) sekira pukul 09.00 WIB.
Sedangkan korban yang terluka adalah Sukma (25), Aris (24), Mulyadi (26), Ali (27), dan Saproni (46).
Saat ini empat orang sudah pulang ke rumahnya setelah memperoleh perawatan di RS Leuwiliang Bogor. Sedangkan satu lainnya Sukma masih dirawat di RS Jasinga karena patah kaki.
(maf)