Warga Ulumanda blokir jalan Trans Sulawesi
Minggu, 28 Oktober 2012 - 20:01 WIB
Warga Ulumanda blokir jalan Trans Sulawesi
A
A
A
Sindonews.com - Sekitar 500 warga dari Desa Salutambung dan Ulumanda, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), turun ke jalan. Mereka memblokir jalan Trans Sulawesi, Sulawesi Barat.
Akibat aksi itu, jalur lalu lintas yang menghubungkan antara Sulbar dan Sulawesi Selatan (Sulsel) bahkan ke Sulawesi Tengah (Sulteng) terputus total. Ratusan mobil dari dua arah berlawanan tidak bisa melintas akibat pemblokiran jalan yang terus berlangsung hingga malam ini.
Koordinator Aksi Lukman, mengatakan aksi tersebut untuk menagih janji Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, terhadap perbaikan ruas jalan dari Desa Salutambung, hingga Ulumanda yang berbatasan dengan Kabupaten Mamasa.
Menurutnya, selama ini ruas jalan tersebut rusak parah dan dikeluhkan warga karena berdampak pada akses perekonomian yang ikut terhambat.
"Kami tidak bermaksud menghalang-halangi para pengguna jalan. Melainkan, untuk menagih janji gubernur terhadap perbaikan jalan di wilayah ini. Kita akan terus di sini sampai gubernur datang memberi penjelasan kenapa belum dilakukan perbaikan,” ujar Lukman ketika dikonfirmasi melalui telepon, Minggu (28/10/2012).
Padahal, lanjut Lukman, Gubernur sebelum dalam kampanye Pilkada lalu berjanji akan memperbaiki jalan tersebut. Tapi sampai sekarang belum ada realisasinya. Bahkan, tiga kali dalam kunjungannya, Gubernur selalu berjanji akan segera memperbaiki jalan itu.
“Belum ada realisasinya. Bahkan, saya dengar info, program perbaikan jalan dari Ulumanda ke Mamasa dialihkan untuk program perbaikan jalan dari Kalukku ke Mambi. Kalau seperti ini kan tidak adil,” tandas Lukman.
Warga yang tergabung dari tokoh pemuda, tokoh masyarakat, petani tersebut menggelar aksi pukul 11.00 WITA.
Awalnya, massa hanya memblokir setengah badan jalan. Hingga pukul 15.00 wita, massa akhirnya memblokir seluruh badan jalan.
Akses jalan terputus total. Aparat kepolisian dari Polres Majene turun ke lokasi tidak bisa berbuat banyak. Massa tetap ngotot untuk menunggu hingga gubernur turun ke lokasi.
Akibat aksi itu, jalur lalu lintas yang menghubungkan antara Sulbar dan Sulawesi Selatan (Sulsel) bahkan ke Sulawesi Tengah (Sulteng) terputus total. Ratusan mobil dari dua arah berlawanan tidak bisa melintas akibat pemblokiran jalan yang terus berlangsung hingga malam ini.
Koordinator Aksi Lukman, mengatakan aksi tersebut untuk menagih janji Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, terhadap perbaikan ruas jalan dari Desa Salutambung, hingga Ulumanda yang berbatasan dengan Kabupaten Mamasa.
Menurutnya, selama ini ruas jalan tersebut rusak parah dan dikeluhkan warga karena berdampak pada akses perekonomian yang ikut terhambat.
"Kami tidak bermaksud menghalang-halangi para pengguna jalan. Melainkan, untuk menagih janji gubernur terhadap perbaikan jalan di wilayah ini. Kita akan terus di sini sampai gubernur datang memberi penjelasan kenapa belum dilakukan perbaikan,” ujar Lukman ketika dikonfirmasi melalui telepon, Minggu (28/10/2012).
Padahal, lanjut Lukman, Gubernur sebelum dalam kampanye Pilkada lalu berjanji akan memperbaiki jalan tersebut. Tapi sampai sekarang belum ada realisasinya. Bahkan, tiga kali dalam kunjungannya, Gubernur selalu berjanji akan segera memperbaiki jalan itu.
“Belum ada realisasinya. Bahkan, saya dengar info, program perbaikan jalan dari Ulumanda ke Mamasa dialihkan untuk program perbaikan jalan dari Kalukku ke Mambi. Kalau seperti ini kan tidak adil,” tandas Lukman.
Warga yang tergabung dari tokoh pemuda, tokoh masyarakat, petani tersebut menggelar aksi pukul 11.00 WITA.
Awalnya, massa hanya memblokir setengah badan jalan. Hingga pukul 15.00 wita, massa akhirnya memblokir seluruh badan jalan.
Akses jalan terputus total. Aparat kepolisian dari Polres Majene turun ke lokasi tidak bisa berbuat banyak. Massa tetap ngotot untuk menunggu hingga gubernur turun ke lokasi.
(lns)