Liburan Idul Adha, puncak macet 10 km
Jum'at, 26 Oktober 2012 - 17:11 WIB
Liburan Idul Adha, puncak macet 10 km
A
A
A
Sindonews.com - Libur panjang Idul Adha 1433 H, kawasan Puncak, Bogor terus diserbu ribuan kendaraan asal Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), sejak pagi.
Akibatnya arus lalu lintas (Lalin) di jalur Puncak mengalami kemacetan parah sepanjang 10 kilometer (KM), baik dari arah Kota Bogor, Jakarta via tol Ciawi maupun Cianjur. Kecepatan rata-rata kendaraan roda empat lima kilometer per jam. Sehingga antrean kendaraan tampak merayap.
Dari simpang Gadog, Ciawi hingga Cisarua, tepatnya Taman Safari Indonesia (TSI) yang biasanya bisa ditempuh selama 20 menit, pada libur panjang Idul Adha ini jarak 11 KM itu bisa dua jam lebih.
"Ya paling lama kalau libur akhir pekan biasa, dari Gadog ke Cisarua cuma satu jam, sekarang parah juga, dua jam lebih saya berkendara," kata M Ishak (45), warga Cimanggis, Depok saat ditemui di simpang TSI, Cisarua, Puncak, Bogor, Jumat (26/10/2012).
Selain disebabkan tidak seimbangnya volume kendaraan dengan kapasitas badan jalan yang sempit, kemacetan kali ini juga banyak disebabkan keluar masuk kendaraan menuju tempat wisata di kawasan Megamendung dan Cisarua.
Petugas Satuan Lalin Polres Bogor tak bisa berbuat banyak dalam mengurai kemacetan, selain memberlakukan sistem one way (satu arah), juga menempatkan petugas di beberapa titik kemacetan saja.
"Lumayan lama juga saya terjebak one way di jalan Ciawi-Puncak ini. Sampai sekarang belum dibuka lagi. Tidak tahu sampai jam berapa nih, enggak ada pemberitahuan dari petugas," ujar Andri (25), warga Tajur, Kota Bogor yang hendak berwisata ke Cipanas.
Akibat penutupan jalur terpantau juga di pintu keluar tol Ciawi. Ribuan kendaraan roda empat rela mengantre, sehingga tak sedikit pengendara yang beristirahat di bahu jalan tol.
Akibatnya arus lalu lintas (Lalin) di jalur Puncak mengalami kemacetan parah sepanjang 10 kilometer (KM), baik dari arah Kota Bogor, Jakarta via tol Ciawi maupun Cianjur. Kecepatan rata-rata kendaraan roda empat lima kilometer per jam. Sehingga antrean kendaraan tampak merayap.
Dari simpang Gadog, Ciawi hingga Cisarua, tepatnya Taman Safari Indonesia (TSI) yang biasanya bisa ditempuh selama 20 menit, pada libur panjang Idul Adha ini jarak 11 KM itu bisa dua jam lebih.
"Ya paling lama kalau libur akhir pekan biasa, dari Gadog ke Cisarua cuma satu jam, sekarang parah juga, dua jam lebih saya berkendara," kata M Ishak (45), warga Cimanggis, Depok saat ditemui di simpang TSI, Cisarua, Puncak, Bogor, Jumat (26/10/2012).
Selain disebabkan tidak seimbangnya volume kendaraan dengan kapasitas badan jalan yang sempit, kemacetan kali ini juga banyak disebabkan keluar masuk kendaraan menuju tempat wisata di kawasan Megamendung dan Cisarua.
Petugas Satuan Lalin Polres Bogor tak bisa berbuat banyak dalam mengurai kemacetan, selain memberlakukan sistem one way (satu arah), juga menempatkan petugas di beberapa titik kemacetan saja.
"Lumayan lama juga saya terjebak one way di jalan Ciawi-Puncak ini. Sampai sekarang belum dibuka lagi. Tidak tahu sampai jam berapa nih, enggak ada pemberitahuan dari petugas," ujar Andri (25), warga Tajur, Kota Bogor yang hendak berwisata ke Cipanas.
Akibat penutupan jalur terpantau juga di pintu keluar tol Ciawi. Ribuan kendaraan roda empat rela mengantre, sehingga tak sedikit pengendara yang beristirahat di bahu jalan tol.
(mhd)