Idul Adha, tiket kereta api ludes
Jum'at, 26 Oktober 2012 - 05:12 WIB
Idul Adha, tiket kereta api ludes
A
A
A
Sindonews.com - Pemesanan tiket Kereta Api (KA) dari Bandung menuju timur menjelang Hari Raya Idul adha 1433 H, Jumat (26/10/2012) sudah ludes dipesan.
"Data jumlah okupansi (pemesanan) beberapa KA tujuan timur seperti Kutoarjo, Jogya, Surabaya, Malang, tadi pagi sudah menunjukan tingkat pesanan rata-rata 100 persen," kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi II Bandung Bambang S Prayitno, di Bandung, Kamis 25 Oktober 2012.
Misalnya, kata dia, KA Lodaya malam kelas Bisnis mapun eksekutif tujuan Jogya-Solobalapan pemesanan tiketnya sudah 100 persen. Hal serupa terjadi juga pada KA Harina Bandung-Semarang lewat Cirebon yang pemesanannya juga sudah tercapai 100 persen.
Bahkan KA menuju timur untuk jadwal keberangkatan pada Jumat, Sabtu, Minggu (26-28 Oktober) tingkat pemesanan tiket bergerak rata-rata 60 hingga 80 persen.
Lanjut Bambang, hal serupa terjadi untuk KA kelas ekonomi. Misalnya KA Kahuripan trayek Padalarang-Kediri, Pasundan Kiaracondong-Surabaya, dan Kutojaya Selatan Kiaracondong-Kutoarjo, di mana pemesanan tiket ratai-rata sudah 100 persen.
"Namun untuk ekonomi AC yang dirangkaikan KA tersebut baru tercapai 95 persen pada posisi penjualan bergerak," sebutnya.
Sedangkan untuk keberangkatan tujuan Jakarta (Gambir) yang jumlahnya enam perjalanan KA Argoparahyangan dari Bandung, tiket yang terjual masih rata-rata 50 hingga 60 persen. "Jadi untuk tujuan Jakarta masih banyak," katanya.
Namun untuk Minggu 28 Oktober, calon penumpang KA tersebut disarankan untuk segera melakukan reservasi mengingat akan terjadi arus balik libur panjang Idul Adha.
Bambang menambahkan, saat ini PT KAI diprediksi akan menghadapi lonjakan penumpang karena adanya tiga momen long weekend pada tiga bulan terakhir tahun ini.
Selain Idul Adha, imbuh Bambang, juga ada Tahun Baru Hijriyah 1434 yang jatuh pada Kamis 15 November, dilanjutkan cuti bersama Jumat 16 November.
Sementara untuk Desember ada Natal yang jatuh Selasa 25 Desember, ini dibarengi dengan cuti. "Sedangkan untuk okupansi penumpang pada momen November dan Desember tersebut masih pada kisaran rata-rata mulai 70 hingga 90 persen," paparnya.
Untuk itu, kata Bambang, pihaknya mengimbau supaya pemesanan tiket bisa lebih awal dilakukan calon penumpang KA.
"Kami menyediakan reservasi tiket hingga H-90 atau 90 hari sebelum keberangkatan, agar bisa dimanfaatkan dalam merencanakan perjalanannya ke depan," pungkasnya.
"Data jumlah okupansi (pemesanan) beberapa KA tujuan timur seperti Kutoarjo, Jogya, Surabaya, Malang, tadi pagi sudah menunjukan tingkat pesanan rata-rata 100 persen," kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi II Bandung Bambang S Prayitno, di Bandung, Kamis 25 Oktober 2012.
Misalnya, kata dia, KA Lodaya malam kelas Bisnis mapun eksekutif tujuan Jogya-Solobalapan pemesanan tiketnya sudah 100 persen. Hal serupa terjadi juga pada KA Harina Bandung-Semarang lewat Cirebon yang pemesanannya juga sudah tercapai 100 persen.
Bahkan KA menuju timur untuk jadwal keberangkatan pada Jumat, Sabtu, Minggu (26-28 Oktober) tingkat pemesanan tiket bergerak rata-rata 60 hingga 80 persen.
Lanjut Bambang, hal serupa terjadi untuk KA kelas ekonomi. Misalnya KA Kahuripan trayek Padalarang-Kediri, Pasundan Kiaracondong-Surabaya, dan Kutojaya Selatan Kiaracondong-Kutoarjo, di mana pemesanan tiket ratai-rata sudah 100 persen.
"Namun untuk ekonomi AC yang dirangkaikan KA tersebut baru tercapai 95 persen pada posisi penjualan bergerak," sebutnya.
Sedangkan untuk keberangkatan tujuan Jakarta (Gambir) yang jumlahnya enam perjalanan KA Argoparahyangan dari Bandung, tiket yang terjual masih rata-rata 50 hingga 60 persen. "Jadi untuk tujuan Jakarta masih banyak," katanya.
Namun untuk Minggu 28 Oktober, calon penumpang KA tersebut disarankan untuk segera melakukan reservasi mengingat akan terjadi arus balik libur panjang Idul Adha.
Bambang menambahkan, saat ini PT KAI diprediksi akan menghadapi lonjakan penumpang karena adanya tiga momen long weekend pada tiga bulan terakhir tahun ini.
Selain Idul Adha, imbuh Bambang, juga ada Tahun Baru Hijriyah 1434 yang jatuh pada Kamis 15 November, dilanjutkan cuti bersama Jumat 16 November.
Sementara untuk Desember ada Natal yang jatuh Selasa 25 Desember, ini dibarengi dengan cuti. "Sedangkan untuk okupansi penumpang pada momen November dan Desember tersebut masih pada kisaran rata-rata mulai 70 hingga 90 persen," paparnya.
Untuk itu, kata Bambang, pihaknya mengimbau supaya pemesanan tiket bisa lebih awal dilakukan calon penumpang KA.
"Kami menyediakan reservasi tiket hingga H-90 atau 90 hari sebelum keberangkatan, agar bisa dimanfaatkan dalam merencanakan perjalanannya ke depan," pungkasnya.
(ysw)