Pelaku teror bom mengaku iseng
Jum'at, 26 Oktober 2012 - 03:08 WIB
Pelaku teror bom mengaku iseng
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuaran (SMK) di Tentena, Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) ditangkap jajaran Polisi Resort (Polres) Poso karena diduga menjadi pelaku teror bom di pasar Siwagi, Tentena.
Diduga pelaku iseng menaruh bungkusan yang dilakban hitam di los ayam pasar tersebut.
Kepala Polisi Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng) Brigjend Dewa Parsana menjelaskan, dari pengakuan pelajar tersebut tindakannya hania iseng.
"HA (pelaku) melakukan tindakan itu karena rasa iseng semata," katanya di Sulteng, Kamis 25 Oktober 2012.
Ia mengimbau kepada seluruh Warga Poso untuk tidak bercanda atau melakukan perbuatan iseng dalam situasi Poso saat ini. Karena dampaknya bisa sangat merepotkan warga serta petugas keamanan.
Ia menyesalkan aksi iseng yang dilakukan HA karena akibat perbuatannya telah menimbulkan keresahan masyarakat. Bahkan sampai Polisi harus mengerahkan Petugas penjinak bom Gegana Brimob Polda Sulawesi Tengah dan Identifikasi Polres Poso untuk mengamankan benda diduga bom itu.
Kendati mengaku hanya iseng, Polda Sulteng akan melakukan penelusuran apakah ada pihak lain dibalik tindakan HA.
"Kita akan tindak lanjuti apakah memang kenakalan anak anak atau memang ada yang menyuruh. Jadi tolong, siapapun yang main-main dan menimbulkan kecemasan disamakan dengan teror," pesannya.
Diduga pelaku iseng menaruh bungkusan yang dilakban hitam di los ayam pasar tersebut.
Kepala Polisi Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng) Brigjend Dewa Parsana menjelaskan, dari pengakuan pelajar tersebut tindakannya hania iseng.
"HA (pelaku) melakukan tindakan itu karena rasa iseng semata," katanya di Sulteng, Kamis 25 Oktober 2012.
Ia mengimbau kepada seluruh Warga Poso untuk tidak bercanda atau melakukan perbuatan iseng dalam situasi Poso saat ini. Karena dampaknya bisa sangat merepotkan warga serta petugas keamanan.
Ia menyesalkan aksi iseng yang dilakukan HA karena akibat perbuatannya telah menimbulkan keresahan masyarakat. Bahkan sampai Polisi harus mengerahkan Petugas penjinak bom Gegana Brimob Polda Sulawesi Tengah dan Identifikasi Polres Poso untuk mengamankan benda diduga bom itu.
Kendati mengaku hanya iseng, Polda Sulteng akan melakukan penelusuran apakah ada pihak lain dibalik tindakan HA.
"Kita akan tindak lanjuti apakah memang kenakalan anak anak atau memang ada yang menyuruh. Jadi tolong, siapapun yang main-main dan menimbulkan kecemasan disamakan dengan teror," pesannya.
(ysw)