Puluhan warga diserang wabah muntaber

Kamis, 25 Oktober 2012 - 18:28 WIB
Puluhan warga diserang...
Puluhan warga diserang wabah muntaber
A A A
Sindonews.com – 50 warga Desa Rantau Bayur Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami diare dengan gejala muntaber. Belum diketahui pasti penyebabnya, namun tiga anak-anak dari dua dusun yang berbeda meninggal dunia karena mengalami kekurangan cairan (dehidrasi).

Berdasarkan keterangan Dinas Kesehatan (Dinkes) ketiga bocah yang meninggal dunia, yakni Romadon bin War, warga dusun 2, Vina bin Samsu (6), warga dusun 4 dan Dessi bin Suhardi (10), warga dusun 5.

Jumlah korban mencapai estimasi lebih dari 50 orang dengan klasifikasi 60 persen masih berusia anak-anak dan lanjut usia.

Kepala Desa (Kades) Rantau Bayur, Irwanto, mengaku baru mengetahui warganya terserang penyakit muntaber pada tengah malam.

“Ada yang sudah minta dirujuk, ada yang masih di Puskesmas. Malam itu, jumlah warga yang sakit kian nambah. Meraka muntah-muntah dan sakit perut,” ungkap Irwanto menjelaskan kepada wartawan, Kamis (25/10/2012).

Karena kondisi Puskesmas tidak memadai, maka bersama dengan pihak puskesmas dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuasin, memusatkan pengobatan di Dusun 4, Desa Rantau Bayur, dengan menggunakan tenda salah satu warga.

“Baru paginya setelah petugas Puskesmas minta bantuan obat dan infus pada Dinkes, pengobatan di pusatkan di satu tempat,” katanya.

Kepala Puskesmas Pengumbuk, Indah mengatakan jika penyakit yang diderita para warga masuk dalam klasifikasi diare akut dengan gejala muntaber. Para penderita mengalami gejala seperti buang air, muntah-muntah, badan lemas, pusing, sakit perut dan mual.

Namun, tiap penderita berbeda gejala. Atas kondisi itu, maka para warga diberikan cairan oralit, cairan mineral, cairan infus dan banyak minum air putih.

“Bukan keracunan, karena gejala yang dirasa dalam waktu berbeda. Warga merasakan gejala sakit yang berbeda pula. Penanganannya dengan menambah cairan tubuh,” paparnya.

Sementara dikatakan Indah, penyakit diare akut lebih sebabkan karena jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi mengandung bakteri dan virus sehingga mengalami infeksi.

“Di dunia medis, dikenal dengan infeksi saluran pencernaan. Untuk mengetahui penyebab dari seluruh korban, haruslah dilakukan uji laboratorium,” ungkapnya.

Meski demikian, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuasin, Ayuhanna mengatakan jika penyakit dengan gejala muntaber yang menyerang puluhan warga desa Rantau Bayur belum dikatakan Kondisi Luar Biasa (KLB).

Karena, penyakit masih dapat ditangani dengan pertolongan medis baik dari Puskesmas dan Dinkes Banyuasin.

“Masih akan terus diberikan penanganan medis. Tim masih di lokasi dan mengadakan piket jaga bersama di lokasi itu,” ungkapnya.
(azh)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved