Jokowi minta kelurahan & kecamatan tiru bank
Kamis, 25 Oktober 2012 - 15:13 WIB
Jokowi minta kelurahan & kecamatan tiru bank
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mulai membuat gebrakan. Dia meminta seluruh lurah dan camat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan perubahan secara besar-besaran, dimulai dengan meninggalkan sistem pelayanan dengan loket yang tertutup menjadi terbuka.
"Banyak di kelurahan dan kecamatan, banyak ruang kecil dan tertutup. Pakai sistem loket itu sudah 200 tahun ketinggalan. Coba lihat di bank, sudah tidak pakai loket. Semuanya open, terbuka," ujar Jokowi di Jakarta, Kamis (25/10/2012).
Selain itu, para lurah dan camat juga diminta untuk mengimbau kepada seluruh pegawainya datang ke kantor dan melakukan pelayanan lebih pagi dan tepat waktu. "Jadi kalau memang pukul 07.30 WIB itu sudah buka, seharusnya itu (petugas) sudah siap melayani," jelasnya.
Tak hanya itu, Jokowi juga meminta kepada para lurah dan camat untuk benar-benar menjaga kebersihan kantor dan menyediakan fasilitas ruang tunggu kepada warga yang datang agar tampak nyaman.
"Yang namanya tempat pelayanan itu, harus benar-benar dibersihkan. Sehingga benar-benar menjadi sebuah tempat yang nyaman. Kemarin saya nyoba, saya coba membuat KTP. Di sana hanya ada dua kursi. Sehingga kalau ada 15 orang yang ingin membuat KTP, mau duduk dimana? Di lantai?" ungkapnya.
Lebih jauh, Jokowi meminta para lurah dan camat untuk bercermin dan melihat pola pelayanan yang ada di bank. Dimana masyarakat benar-benar merasa dilayani dan dihargai.
"Tolong ke depannya tata ruang disemuanya, tempat pelayanan masyarakat itu kayak bank. Tempat duduknya juga sama. Jangan yang melayani tempat duduknya enak, yang dilayani malah tidak enak," pungkasnya.
"Banyak di kelurahan dan kecamatan, banyak ruang kecil dan tertutup. Pakai sistem loket itu sudah 200 tahun ketinggalan. Coba lihat di bank, sudah tidak pakai loket. Semuanya open, terbuka," ujar Jokowi di Jakarta, Kamis (25/10/2012).
Selain itu, para lurah dan camat juga diminta untuk mengimbau kepada seluruh pegawainya datang ke kantor dan melakukan pelayanan lebih pagi dan tepat waktu. "Jadi kalau memang pukul 07.30 WIB itu sudah buka, seharusnya itu (petugas) sudah siap melayani," jelasnya.
Tak hanya itu, Jokowi juga meminta kepada para lurah dan camat untuk benar-benar menjaga kebersihan kantor dan menyediakan fasilitas ruang tunggu kepada warga yang datang agar tampak nyaman.
"Yang namanya tempat pelayanan itu, harus benar-benar dibersihkan. Sehingga benar-benar menjadi sebuah tempat yang nyaman. Kemarin saya nyoba, saya coba membuat KTP. Di sana hanya ada dua kursi. Sehingga kalau ada 15 orang yang ingin membuat KTP, mau duduk dimana? Di lantai?" ungkapnya.
Lebih jauh, Jokowi meminta para lurah dan camat untuk bercermin dan melihat pola pelayanan yang ada di bank. Dimana masyarakat benar-benar merasa dilayani dan dihargai.
"Tolong ke depannya tata ruang disemuanya, tempat pelayanan masyarakat itu kayak bank. Tempat duduknya juga sama. Jangan yang melayani tempat duduknya enak, yang dilayani malah tidak enak," pungkasnya.
(san)