Waspada hewan kurban mengidap cacing hati

Rabu, 24 Oktober 2012 - 17:59 WIB
Waspada hewan kurban...
Waspada hewan kurban mengidap cacing hati
A A A
Sindonews.com - Masyarakat yang ingin berkurban dan menjual hewan kurban, diminta mewaspadai adanya kemungkinan hewan kurban berpenyakit cacing hati. Meski sejauh ini di belum ditemukan hewan kurban yang mengidap cacing hati.

Dari pemantauan petugas Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan Pertanian (Disperindagkop) Yogyakarta ditemukan ada hewan kurban yang dijual di beberapa titik Pasar Hewan Tiban memiliki tanda-tanda cacingan. Seperti mata yang terus berair. Namun untuk kepastiannya harus melalui pemeriksaan fases

"Dari pemeriksaan feses ini akan diketahui secara lebih jelas jenis cacing yang menyerang hewan kurban itu," ungkap staf bidang pertanian Disperindagkop Yogyakarta Doto Dewadono, Rabu (24/10)

Doto menjelaskan karena dalam pemantauan tersebut hanya bersifat pasif, sehingga baik pembeli maupun penjual diminta aktif untuk kesehatan hewan kurban tersebut, termasuk jika menemukan tanda-tanda terkena cacingan segera mengecekan fases hewan tersebut ke poliklinik kesehatan hewan.

“Dimana untuk pemeriksaan sampel ini juga tidak terlalu mahal, yakni antara Rp500 hingga Rp1000,” paparnya.

Selain itu dalam pemantauan kesehatan, petugas juga menemukan mata hewan kurban merah dan mulutnya mengeluarkan busa dan diare. Untuk mata merah dimungkinkan dampak di perjalanan saat menangankut hewan ke tempat tersebut. Sehingga menyebabkan penglihatannya menjadi merah.

“Sejauh ini kami terus memantau, dan belum ada kasus yang kita jumpai pada ternak. Mudah-mudahan tidak akan dijumpai," tandasnya

Kepala Bidang Pertanian Disperindagkop Yogyakarta, Benny Nurhantoro mengatakan untuk pemantaun terhadap hewan kurban akan dilakukan dari H-7 hingga H-2. Pasar tiban yang telah didatangi diberi sertifikat, begitu pula dengan hewan kurban yang sehat juga akan memperoleh sertifikat.

“Pemantauan hewan kurban juga akan dilakukan pada H-1 di seluruh titik-titk pemotongan hewan yang pada tahun ini diperkirakan berjumlah 420 lokasi lebih,” jelasnya.

Beny berjanji semua hewan kurban tidak luput dari pemeriksaan. Bagi yang sehat dan layak konsumsi akan diberikan sertfikasi. Sehingga hewan itu bisa dibeli masyarakat. Namun begitu, hewan yang sudah ada sertifikasi tetap akan dilakukan pemeriksaan ulang, terutama hewan yang dititipkan pmbeli ke pedagang.

“Bila tidak sehat dan layak pedagang wajib mengantinya dengan yang sehat dan layak konsumsi,” terangnya.

Beny menambahkan untuk pemeriksaan hewan kurban akan dilakukan dalam dua tahap. Pemeriksaan pertama yakni post morten pemeriksaan secara visual dilihat layak apa tidaknya hewan ternak tersebut untuk dikonsumsi. Selanjutnya pemeriksaan ante morten, hewan diperiksa setelah disembelih.

Data Disperindagkop tahun 2010 ada 1856 sapi yang disembelih, dan tahun 2011 menjadi 2048 ekor atau naik naik 8,47%. Sedangkan kambing dan domba justru turun dari 4229 menjadi 3954 ekor, atau turun 6,5%. Untuk tempat pemotongan tahun 2010 di 415 lokasi dan tahun 2011, sebanyak 419 tempat.

Terpisah Sekretaris komisi B DPRD Yogyakarta Bagus Sumbarja meminta pemkot melakukan pengawasan intensif terhadap kesehatan hewan kurban ini. Baik sebelum hari H maupun saat pelaksanaan penyembelihan. Dewan sendiri juga akan melakukan pengawasan terhadap masalah ini.
(azh)
Berita Terkait
Cerita Faiz Arsyad,...
Cerita Faiz Arsyad, Mahasiswa Indonesia yang Pertama Kali Rayakan Idul Adha di Rusia
Hari Raya Idul Adha,...
Hari Raya Idul Adha, Ustaz Najmi Umar Bakkar : Jangan Ragu Bahwa Allah Itu Ada
Haedar Nashir: Inti...
Haedar Nashir: Inti dari Idul Adha Adalah Jiwa dan Semangat Berbagi
27 Ucapan Selamat Idul...
27 Ucapan Selamat Idul Adha 2024 untuk Teman, Bisa Jadi Referensi Berbagi Pesan
Rayakan Idul Adha, J99...
Rayakan Idul Adha, J99 Salurkan Puluhan Hewan Kurban ke Enam Kota
Tarekat Tajjul Khalwatiyah...
Tarekat Tajjul Khalwatiyah Gowa Salat Idul Adha Hari Ini
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
20 menit yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
30 menit yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
1 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
1 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
3 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
3 jam yang lalu
Infografis
5 Hewan yang Namanya...
5 Hewan yang Namanya Diabadikan dalam Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved