Prameks anjlok bakal masuk Balai Yasa
Selasa, 23 Oktober 2012 - 22:36 WIB
Prameks anjlok bakal masuk Balai Yasa
A
A
A
Sindonews.com - Hingga pukul 21.30 malam ini, Kereta Api Prambanan Ekspres (Prampeks) yang mengalami kecelakaan di Kampung Krajan, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman belum berhasil dievakuasi.
Beberapa peralatan berat sudah dikerahkan. Tetapi, posisi kereta yang keluar dari jalur rel masih belum terevakuasi. Satu lokomotif dan dua gerbong berisi perlatan siap menarik kereta yang anjlok.
"Semua rangkaian kereta yang anjlok ini nanti dibawa ke Balai Yasa (Bengkel Kereta Api) di Lempuyangan. Crane (alat berat) sudah didatangkan, harapan kita malam ini harus bisa dievakuasi agar tidak mengganggu perjalanan kereta lainnya," ujar Humas Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto kepada wartawan, Selasa (23/10/2012) malam.
Jarak lokasi dengan Balai Yasa sekira 14-15 kilometer ke arah barat, PT Kereta Api Indonesia (KAI) bakal mengecek keadaan kereta tersebut. "Nanti diperiksa semua kondisi kereta," katanya.
Para petugas dari PT Kereta Api tampak sedang menyiapkan peralatan tersebut. Terlihat, merek mengecek serta memperbaiki roda kereta yang keluar dari rel. Beberapa bantalan rel terlihat rusak.
Belum bisa dipastikan kerugian akibat anjloknya kereta Prameks itu. Tetapi, diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Humas Basarnas DIY Rahmawati menyampaikan, korban yang luka-luka di RS Panti Rini Kalasan ada 33 orang. Satu orang dirujuk ke Jogja Internasional Hospital (JIH) di Jalan Lingkar Utara dan satu orang lagi dirujuk ke RS Bhayangkara Polda DIY, Jalan Solo Kilometer 14 Kalasan Sleman.
"Yang di RS Bhayangkara ada 10 orang dirawat, mereka mengalami patah tulang. Sedangkan penumpang lainnya kebanyakan mengalami luka ringan seperti lecet-lecet," ujarnya.
Beberapa peralatan berat sudah dikerahkan. Tetapi, posisi kereta yang keluar dari jalur rel masih belum terevakuasi. Satu lokomotif dan dua gerbong berisi perlatan siap menarik kereta yang anjlok.
"Semua rangkaian kereta yang anjlok ini nanti dibawa ke Balai Yasa (Bengkel Kereta Api) di Lempuyangan. Crane (alat berat) sudah didatangkan, harapan kita malam ini harus bisa dievakuasi agar tidak mengganggu perjalanan kereta lainnya," ujar Humas Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto kepada wartawan, Selasa (23/10/2012) malam.
Jarak lokasi dengan Balai Yasa sekira 14-15 kilometer ke arah barat, PT Kereta Api Indonesia (KAI) bakal mengecek keadaan kereta tersebut. "Nanti diperiksa semua kondisi kereta," katanya.
Para petugas dari PT Kereta Api tampak sedang menyiapkan peralatan tersebut. Terlihat, merek mengecek serta memperbaiki roda kereta yang keluar dari rel. Beberapa bantalan rel terlihat rusak.
Belum bisa dipastikan kerugian akibat anjloknya kereta Prameks itu. Tetapi, diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Humas Basarnas DIY Rahmawati menyampaikan, korban yang luka-luka di RS Panti Rini Kalasan ada 33 orang. Satu orang dirujuk ke Jogja Internasional Hospital (JIH) di Jalan Lingkar Utara dan satu orang lagi dirujuk ke RS Bhayangkara Polda DIY, Jalan Solo Kilometer 14 Kalasan Sleman.
"Yang di RS Bhayangkara ada 10 orang dirawat, mereka mengalami patah tulang. Sedangkan penumpang lainnya kebanyakan mengalami luka ringan seperti lecet-lecet," ujarnya.
(mhd)