Dihadiahi kambing, vasektomi banjir peminat
Selasa, 23 Oktober 2012 - 16:03 WIB
Dihadiahi kambing, vasektomi banjir peminat
A
A
A
Sindonews.com - Hadiah kambing bagi peserta KB pria atau vasektomi mendapat sambutan postif dari warga Kulonprogo. Sehari setelah diumumkan, sedikitnya 10 warga sudah mendaftarkan diri.
Staf TI dan Humas Pemkab Kulonprogo Zuhri Isnanto mengatakan, hingga Selasa (23/10/2012) siang, 10 warga tercatat mendaftarkan diri.
Tiga berasal dari Kecamatan Lendah, sedangkan tujuh lainnya dari Kecamatan Girimulyo.
"Untuk Lendah persisnya berasal dari Dusun Ledok dan Bekelan, Desa Sidorejo. Satu pendaftar lagi dari Dusun Botokan, Desa Jatirejo. Untuk Girimulyo, detail pastinya masih diinventarisir,” kata Zuhri di kantornya, di Kulonprogo.
Dia mengatakan, proses pendaftaran ke pemkab dikirim langsung melalui pesan singkat oleh perangkat desa atau kecamatan ke nomor hotline bagian TI dan Humas. Sayang, dari 10 pendaftar, tiga orang dari Lendah belum dapat diverifikasi karena tidak menyertakan nama pendaftar.
Kepala Desa Giripurwo, Girimulyo Mardi mengatakan, di desa mereka terdapat peguyuban KB pria dengan nama Romo Bimo. Kelompok ini rutin menggelar kegiatan bersama dengan tujuan menyebarluaskan informasi tentang KB pria.
“Mereka rutin menggelar kegiatan seperti arisan dan simpan pinjam. Selain itu juga ada informasi terbaru mengenai KB mudah disebarluaskan kepada para anggota. Sekarang jumlah anggotanya sudah mencapai 35 orang,” kata Mardi.
Pemkab Kulonprogo sebelumnya menjanjikan hadiah seekor kambing bagi 20 pendaftar pertama program KB steril pria. Pendaftaran dibuka sejak tanggal 21-30 Oktober mendatang.
Program bertujuan meningkatkan partisipasi vasektomi. Dari target 42 tahun ini baru tercapai 11 orang saja.
Staf TI dan Humas Pemkab Kulonprogo Zuhri Isnanto mengatakan, hingga Selasa (23/10/2012) siang, 10 warga tercatat mendaftarkan diri.
Tiga berasal dari Kecamatan Lendah, sedangkan tujuh lainnya dari Kecamatan Girimulyo.
"Untuk Lendah persisnya berasal dari Dusun Ledok dan Bekelan, Desa Sidorejo. Satu pendaftar lagi dari Dusun Botokan, Desa Jatirejo. Untuk Girimulyo, detail pastinya masih diinventarisir,” kata Zuhri di kantornya, di Kulonprogo.
Dia mengatakan, proses pendaftaran ke pemkab dikirim langsung melalui pesan singkat oleh perangkat desa atau kecamatan ke nomor hotline bagian TI dan Humas. Sayang, dari 10 pendaftar, tiga orang dari Lendah belum dapat diverifikasi karena tidak menyertakan nama pendaftar.
Kepala Desa Giripurwo, Girimulyo Mardi mengatakan, di desa mereka terdapat peguyuban KB pria dengan nama Romo Bimo. Kelompok ini rutin menggelar kegiatan bersama dengan tujuan menyebarluaskan informasi tentang KB pria.
“Mereka rutin menggelar kegiatan seperti arisan dan simpan pinjam. Selain itu juga ada informasi terbaru mengenai KB mudah disebarluaskan kepada para anggota. Sekarang jumlah anggotanya sudah mencapai 35 orang,” kata Mardi.
Pemkab Kulonprogo sebelumnya menjanjikan hadiah seekor kambing bagi 20 pendaftar pertama program KB steril pria. Pendaftaran dibuka sejak tanggal 21-30 Oktober mendatang.
Program bertujuan meningkatkan partisipasi vasektomi. Dari target 42 tahun ini baru tercapai 11 orang saja.
(ysw)