Korban truk Damkar mulai dipulangkan
Senin, 22 Oktober 2012 - 16:19 WIB
Korban truk Damkar mulai dipulangkan
A
A
A
Sindonews.com - Korban kecelakaan lalu lintas yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Anwar Makkatutu Bantaeng, hari ini mulai pulang.
Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Medik RSUD Prof Anwar Makkatutu Bantaeng, Hikma mengatakan, kondisi korban sudah mulai membaik.
“Sudah kami bolehkan untuk pulang, baik dari pihak petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan juga penumpang Angkot,” kata Hikman, di Bantaeng, Sulawesi Selatan, Senin (22/10/2012).
Dia menjelaskan, meski semua korban sudah diijinkan pulang. Namun masih ada satu korban yang belum diperbolehkan pulang.
"Namanya Saliama, dia belum dibolehkan pulang, lantaran masih mengalami pusing dan sakit di beberapa tubuhnya. Tapi kondisinya sudah lebih baik dari sebelumnya," tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi kecelakaan pada Kamis 18 Oktober 2012, antara mobil Damkar Pemkab Bantaeng yang akan menuju ke lokasi Kebakaran di Desa Bete Balle.
Namun, sebelum tiba di lokasi, tepatnya di Jalan Poros Kampung Pasorongi, Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng. Mobil Damkar tersebut menabrak angkot hingga menyebabkan satu orang tewas seketika bernama, Salli Bone (52).
Sedangkan pada 20 Oktober 2012 malam, sekira pukul 20.10 WITA. Korban lainnya, Sanna Binti Hamid (40), meninggal, setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Medik RSUD Prof Anwar Makkatutu Bantaeng, Hikma mengatakan, kondisi korban sudah mulai membaik.
“Sudah kami bolehkan untuk pulang, baik dari pihak petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan juga penumpang Angkot,” kata Hikman, di Bantaeng, Sulawesi Selatan, Senin (22/10/2012).
Dia menjelaskan, meski semua korban sudah diijinkan pulang. Namun masih ada satu korban yang belum diperbolehkan pulang.
"Namanya Saliama, dia belum dibolehkan pulang, lantaran masih mengalami pusing dan sakit di beberapa tubuhnya. Tapi kondisinya sudah lebih baik dari sebelumnya," tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi kecelakaan pada Kamis 18 Oktober 2012, antara mobil Damkar Pemkab Bantaeng yang akan menuju ke lokasi Kebakaran di Desa Bete Balle.
Namun, sebelum tiba di lokasi, tepatnya di Jalan Poros Kampung Pasorongi, Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng. Mobil Damkar tersebut menabrak angkot hingga menyebabkan satu orang tewas seketika bernama, Salli Bone (52).
Sedangkan pada 20 Oktober 2012 malam, sekira pukul 20.10 WITA. Korban lainnya, Sanna Binti Hamid (40), meninggal, setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
(maf)