Pasca ledakan bom, Poso kondusif
Senin, 22 Oktober 2012 - 14:29 WIB
Pasca ledakan bom, Poso kondusif
A
A
A
Sindonews.com - Pasca ledakan bom di Poso, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, situasi sudah terlihat kondusif. Warga terpantau melakukan aktivitas seperti biasa.
Namun, warga mengaku merasa khawatir dan cemas dengan keselamatan dirinya terkait meningkatnya aksi teror yang dalam tiga bulan terakhir yang telah menyebabkan tiga orang tewas dan tiga orang terluka.
"Kami berharap pemerintah dan aparat keamanan untuk bisa memulihkan stabilitas keamanan di wilayah ini. Agar warga tak perlu was-was jika sedang ke luar rumah untuk beraktivitas," jelas warga Bunderan Smaker Gembong, Senin (22/10/2012).
Sementara itu, ledakan di Pos Polisi Lalu Lintas (Polantas) terjadi sebanyak dua kali. Ledakan tersebut melukai dua orang, yaitu Briptu Rusliadi, dan seorang satpam Bank BRI yang melintas Muhammad Akbar.
Kedua korban ledakan bom di Pos Polantas itu kini masih dirawat di RSUD Poso untuk mengeluarkan serpihan dari ledakan berupa potongan timah.
Pasca ledakan, Tim Inafis Polda Sulawesi Tengah dan Identifikasi Polres Poso juga melakukan kegiatan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi ledakan. Kondisi Pos Polantas itu nampak mengalami kerusakan akibat ledakan bom.
Dari informasi yang berkembang di lapangan, bom diduga diletakkan oleh orang tidak dikenal saat malam hari. Karena di saat waktu tersebut, kebanyakan Pos Polisi tidak ditempati petugas.
Namun, warga mengaku merasa khawatir dan cemas dengan keselamatan dirinya terkait meningkatnya aksi teror yang dalam tiga bulan terakhir yang telah menyebabkan tiga orang tewas dan tiga orang terluka.
"Kami berharap pemerintah dan aparat keamanan untuk bisa memulihkan stabilitas keamanan di wilayah ini. Agar warga tak perlu was-was jika sedang ke luar rumah untuk beraktivitas," jelas warga Bunderan Smaker Gembong, Senin (22/10/2012).
Sementara itu, ledakan di Pos Polisi Lalu Lintas (Polantas) terjadi sebanyak dua kali. Ledakan tersebut melukai dua orang, yaitu Briptu Rusliadi, dan seorang satpam Bank BRI yang melintas Muhammad Akbar.
Kedua korban ledakan bom di Pos Polantas itu kini masih dirawat di RSUD Poso untuk mengeluarkan serpihan dari ledakan berupa potongan timah.
Pasca ledakan, Tim Inafis Polda Sulawesi Tengah dan Identifikasi Polres Poso juga melakukan kegiatan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi ledakan. Kondisi Pos Polantas itu nampak mengalami kerusakan akibat ledakan bom.
Dari informasi yang berkembang di lapangan, bom diduga diletakkan oleh orang tidak dikenal saat malam hari. Karena di saat waktu tersebut, kebanyakan Pos Polisi tidak ditempati petugas.
(rsa)