Wanita tanpa identitas mengambang di Ciliwung
Sabtu, 20 Oktober 2012 - 13:42 WIB
Wanita tanpa identitas mengambang di Ciliwung
A
A
A
Sindonews.com - Sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan oleh warga Gang 20 RT 14/08, Jalan Kebon Pala, Tanah Rendah, Jatinegara, Jakarta Timur, mengambang di aliran sungai Ciliwung.
Pada saat ditemukan, jasad wanita berambut pendek yang hanya mengenakan pakaian panjang berwarna hitam, dan celana berwarna biru tersebut berada pada posisi miring dan telah membiru. Diduga, wanita tersebut baru saja tercebur kedalam sungai karena kondisinya jenazahnya yang belum rusak.
"Warga yang sedang memancing awalnya lihat mayat mengambang melintas di depannya, kemudian tersangkut di pinggir kali," ucap Cahyadi (55), warga sekitar, di lokasi, Sabtu (20/10/2012).
Dari penemuan tersebut, warga kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian setempat yang langsung mendatangi lokasi untuk proses evakuasi. "Sebelumnya warga tidak ada yang berani mengangkat karena takut, namun ketika polisi datang barulah kami angkat ke pinggiran kali," ujarnya.
Sementara itu Jayadi (65), salah seorang warga lainnya, mengaku jika warga sekitar tidak ada yang mengenal korban. Selain itu, tidak ditemukan adanya identitas dari saku korban juga menyulitkan warga untuk mengenali korban.
Diduga, korban terjatuh akibat terpeleset kedalam sungai yang aliran airnya memang cukup deras. "Di bagian hidung keluar darah, sementara di pipi bagian kiri terdapat luka," terang Jayadi, 65.
Mayat tersebut selanjutnya dibawa ke RSCM untuk keperluan otopsi, sementara kasus tersebut kini ditangani oleh kepolisian sektor Tebet untuk penanganan lebih lanjut.
Pada saat ditemukan, jasad wanita berambut pendek yang hanya mengenakan pakaian panjang berwarna hitam, dan celana berwarna biru tersebut berada pada posisi miring dan telah membiru. Diduga, wanita tersebut baru saja tercebur kedalam sungai karena kondisinya jenazahnya yang belum rusak.
"Warga yang sedang memancing awalnya lihat mayat mengambang melintas di depannya, kemudian tersangkut di pinggir kali," ucap Cahyadi (55), warga sekitar, di lokasi, Sabtu (20/10/2012).
Dari penemuan tersebut, warga kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian setempat yang langsung mendatangi lokasi untuk proses evakuasi. "Sebelumnya warga tidak ada yang berani mengangkat karena takut, namun ketika polisi datang barulah kami angkat ke pinggiran kali," ujarnya.
Sementara itu Jayadi (65), salah seorang warga lainnya, mengaku jika warga sekitar tidak ada yang mengenal korban. Selain itu, tidak ditemukan adanya identitas dari saku korban juga menyulitkan warga untuk mengenali korban.
Diduga, korban terjatuh akibat terpeleset kedalam sungai yang aliran airnya memang cukup deras. "Di bagian hidung keluar darah, sementara di pipi bagian kiri terdapat luka," terang Jayadi, 65.
Mayat tersebut selanjutnya dibawa ke RSCM untuk keperluan otopsi, sementara kasus tersebut kini ditangani oleh kepolisian sektor Tebet untuk penanganan lebih lanjut.
(lil)