Yayat: Serahkan monorel ke swasta
Sabtu, 20 Oktober 2012 - 08:32 WIB
Yayat: Serahkan monorel ke swasta
A
A
A
Sindonews.com - Secara gamblang, Pengamat Perkotaan, Yayat Supriyatna menyatakan jika pembangunan monorel sebaiknya diserahkan kepada pihak swasta.
Hal itu mengingat mahalnya biaya yang harus dikeluarkan pemerintah DKI Jakarta untuk membangun salah satu sarana transportasi yang bisa mengurai kemacetan di Jakarta tersebut.
"Kalau lihat biayanya, serahkan saja monorel itu ke swasta," kata Yayat saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Sabtu (20/10/2012).
Sedangkan untuk pembangunan Mass Rapid Transit (MRT), Yayat mengatakan agar pembiayaan pembangunan itu tetap dikeluarkan oleh pemerintah DKI. Namun, pembiayaan itu bisa dibantu dari kerjasama dengan Jepang.
"Kalau MRT kemarin, pemerintah yang harus membiayainya. Masalah biayanya bisa minta kerjasama ke Jepang waktu itu. Jadi ada kerjasama dengan pemberi dana," jelasnya.
Sedangkan terkait dengan penyerahan pembangunan monorel kepada pihak swasta, hal itu merupakan kelebihan dari konsep monorel yang ada, dimana ada pola kerjasama dengan pihak swasta dari pembangunan itu.
Pihak swasta dapat berinvestasi di Jakarta melalui pemasangan reklame yang nantinya akan terpasang di jalur-jalur yang ada.
"Jadi di situ sebetulnya kelebihan dari konsep monorel. Jadi ada pola kerjasama dengan swasta," tukas Yayat.
Hal itu mengingat mahalnya biaya yang harus dikeluarkan pemerintah DKI Jakarta untuk membangun salah satu sarana transportasi yang bisa mengurai kemacetan di Jakarta tersebut.
"Kalau lihat biayanya, serahkan saja monorel itu ke swasta," kata Yayat saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Sabtu (20/10/2012).
Sedangkan untuk pembangunan Mass Rapid Transit (MRT), Yayat mengatakan agar pembiayaan pembangunan itu tetap dikeluarkan oleh pemerintah DKI. Namun, pembiayaan itu bisa dibantu dari kerjasama dengan Jepang.
"Kalau MRT kemarin, pemerintah yang harus membiayainya. Masalah biayanya bisa minta kerjasama ke Jepang waktu itu. Jadi ada kerjasama dengan pemberi dana," jelasnya.
Sedangkan terkait dengan penyerahan pembangunan monorel kepada pihak swasta, hal itu merupakan kelebihan dari konsep monorel yang ada, dimana ada pola kerjasama dengan pihak swasta dari pembangunan itu.
Pihak swasta dapat berinvestasi di Jakarta melalui pemasangan reklame yang nantinya akan terpasang di jalur-jalur yang ada.
"Jadi di situ sebetulnya kelebihan dari konsep monorel. Jadi ada pola kerjasama dengan swasta," tukas Yayat.
(ysw)