Realisasikan MRT, kemajuan dari gubernur sebelumnya
Sabtu, 20 Oktober 2012 - 08:13 WIB
Realisasikan MRT, kemajuan dari gubernur sebelumnya
A
A
A
Sindonews.com - Kendati tidak mudah dalam mewujudkan Mass Rapid Transit (MRT) namun keinginan kuat Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama untuk merealisasikannya patut didukung.
Bahkan pengamat transportasi menilai, apa yang ingin diwujudkan Jokowi-Ahok merupakan kemajuan dari gubernur sebelumnya.
"Memang perlu waktu lama (merealisasikannya), bertahun-tahun. Tapi yang penting ada kemajuan dari yang sebelumnya," kata Pengamat Transportasi, Edie Toet Hendratmo saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Sabtu (20/10/2012).
Diakui Edie di negara lain juga ada beberapa pembangunan yang memerlukan waktu lama. Dan di Indonesia sendiri diakui bukan pembangunannya yang lamban, melainkan pembangunan itu memerlukan waktu.
"Negara lain juga ada yang perlu waktu lama. Bukannya kita yang lamban, tapi memang butuh waktu," jelas pria yang akrab disapa Edie ini.
Sedangkan Edie melihat jika gubernur saat ini sangat menyadari warga Jakarta menginginkan sesuatu yang konkrit dari pemimpin mereka. Sehingga Jokowi saat ini berusaha memenuhi hal itu dengan terjun langsung ke lapangan.
"Gubernur saat ini sangat tahu masyarakat ingin hal tindakan yang konkrit. Makanya sebisanya (Jokowi) melakukan hal yang konkrit, sehingga rakyat bisa merasa dekat," tukas Edie.
Sebelumnya diketahui, di bawah kepemimpinan mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, Pemprov DKI berniat untuk menghentikan total pembangunan monorel di Jakarta.
Proyek yang digagas oleh mantan Gubernur DKI, Sutiyoso tersebut dinilai terlalu mahal untuk dilanjutkan pembangunannya.
Namun saat ini, Gubernur DKI, Joko Widodo berencana menghidupkan kembali pembangunan monorel tersebut.
Bahkan pengamat transportasi menilai, apa yang ingin diwujudkan Jokowi-Ahok merupakan kemajuan dari gubernur sebelumnya.
"Memang perlu waktu lama (merealisasikannya), bertahun-tahun. Tapi yang penting ada kemajuan dari yang sebelumnya," kata Pengamat Transportasi, Edie Toet Hendratmo saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Sabtu (20/10/2012).
Diakui Edie di negara lain juga ada beberapa pembangunan yang memerlukan waktu lama. Dan di Indonesia sendiri diakui bukan pembangunannya yang lamban, melainkan pembangunan itu memerlukan waktu.
"Negara lain juga ada yang perlu waktu lama. Bukannya kita yang lamban, tapi memang butuh waktu," jelas pria yang akrab disapa Edie ini.
Sedangkan Edie melihat jika gubernur saat ini sangat menyadari warga Jakarta menginginkan sesuatu yang konkrit dari pemimpin mereka. Sehingga Jokowi saat ini berusaha memenuhi hal itu dengan terjun langsung ke lapangan.
"Gubernur saat ini sangat tahu masyarakat ingin hal tindakan yang konkrit. Makanya sebisanya (Jokowi) melakukan hal yang konkrit, sehingga rakyat bisa merasa dekat," tukas Edie.
Sebelumnya diketahui, di bawah kepemimpinan mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, Pemprov DKI berniat untuk menghentikan total pembangunan monorel di Jakarta.
Proyek yang digagas oleh mantan Gubernur DKI, Sutiyoso tersebut dinilai terlalu mahal untuk dilanjutkan pembangunannya.
Namun saat ini, Gubernur DKI, Joko Widodo berencana menghidupkan kembali pembangunan monorel tersebut.
(ysw)