Bantaeng relakan lahannya untuk BLK pertanian
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 22:19 WIB
Bantaeng relakan lahannya untuk BLK pertanian
A
A
A
Sindonews.com - Aset daerah berupa lahan seluas 15 Hektare (Ha), resmi dilepas melalui rapat Paripurna yang digelar di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantaeng. Nantinya, lahan tersebut akan
Menurut Ketua Fraksi Patriot Membangun Bangsa (Triguna) Nurdin Halim, pihaknya sangat menyetujui pelepasan aset tersebut. Karena Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker) sudah menyepakati akan memprioritaskan warga Bantaeng.
Apalagi kata dia, dengan diprioritaskan warga Bantaeng berarti akan mengurangi warga Bantaeng yang merantau untuk menjadi buruh kasar.
"Sejauh ini sudah ribuan warga Bantaeng yang merantau, semoga dengan adanya BLK pertanian ini bisa mengurangi warga yang merantau," tukas Nurdin di Gedung DPRD Bantaeng, Jumat 19 Oktober 2012.
Wakil Ketua DPRD Bantaeng Darwis mengatakan, pembangunan BLK Pertanian di Bantaeng itu adalah bagian dari peningkatan derajat pendidikan masyrakat Bantaeng.
Menurutnya, keberadaan BLK itu dapat dijadikan sebagai langkah untuk mengantisipasi kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pertanian. Dengan adanya BLK, maka akan terlahir banyak sumber daya manusia yang mapan di Bantaeng.
Dia menambahkan, meski BLK Pertanian itu merupakan aset pemerintah pusat, namun warga Kabupaten Bantaeng mendapatkan prioritas khusus untuk dapat belajar di BLK itu.
"Saya sara ini adalah salah satu bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap kesediaan kabupaten Bantaeng sebagai lokasi pembangunan BLK," terangnya.
Kepala Bidang Tenaga Kerja (Kabidnaker) Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantaeng Syahrul Bayan mengatakan, setelah proses administrasi selesai, pihaknya akan menyerahkan ke Kemenakertrans.
"Rencananya akan BLK tersebut akan mulai dibangun 2013 mendatang," terangnya.
Menurut Ketua Fraksi Patriot Membangun Bangsa (Triguna) Nurdin Halim, pihaknya sangat menyetujui pelepasan aset tersebut. Karena Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker) sudah menyepakati akan memprioritaskan warga Bantaeng.
Apalagi kata dia, dengan diprioritaskan warga Bantaeng berarti akan mengurangi warga Bantaeng yang merantau untuk menjadi buruh kasar.
"Sejauh ini sudah ribuan warga Bantaeng yang merantau, semoga dengan adanya BLK pertanian ini bisa mengurangi warga yang merantau," tukas Nurdin di Gedung DPRD Bantaeng, Jumat 19 Oktober 2012.
Wakil Ketua DPRD Bantaeng Darwis mengatakan, pembangunan BLK Pertanian di Bantaeng itu adalah bagian dari peningkatan derajat pendidikan masyrakat Bantaeng.
Menurutnya, keberadaan BLK itu dapat dijadikan sebagai langkah untuk mengantisipasi kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pertanian. Dengan adanya BLK, maka akan terlahir banyak sumber daya manusia yang mapan di Bantaeng.
Dia menambahkan, meski BLK Pertanian itu merupakan aset pemerintah pusat, namun warga Kabupaten Bantaeng mendapatkan prioritas khusus untuk dapat belajar di BLK itu.
"Saya sara ini adalah salah satu bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap kesediaan kabupaten Bantaeng sebagai lokasi pembangunan BLK," terangnya.
Kepala Bidang Tenaga Kerja (Kabidnaker) Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantaeng Syahrul Bayan mengatakan, setelah proses administrasi selesai, pihaknya akan menyerahkan ke Kemenakertrans.
"Rencananya akan BLK tersebut akan mulai dibangun 2013 mendatang," terangnya.
(ysw)