Polisi ringkus pelaku penikaman di Cilaki Bandung
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 22:03 WIB
Polisi ringkus pelaku penikaman di Cilaki Bandung
A
A
A
Sindonews.com – Kepolisian akhirnya berhasil mengamankan satu orang yang diduga melakukan aksi penikaman di Asrama Papua, Jalan Cilaki, Kecamatan Bandung Wetan, yang menyebabkan satu orang tewas.
“Kami mengamankan satu orang tersangka yang diduga telah melakukan aksi kriminalitas hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” jelas Wakapolrestabes Bandung AKBP Dadang Hartanto di lokasi kejadian, Jumat (19/10/2012).
Dadang menjelaskan, penangkapan pelaku yang berinisial SK (28) dilakukan saat petugas Patroli Polsekta Bandung Wetan melintas tidak jauh dari lokasi kejadian.
Menurutnya, kejadian bermula saat SK yang diketahui sebagai senior berkunjung ke asrama dengan kondisi bau minuman keras. Dari situ, terjadi kesalahpahaman antara SK dengan korban Yusuf Badid (30) dan Zhakia Thesia (29).
Dari insiden itu, ketiganya terlibat perkelahian hingga menyebabkan perkelahian antara SK, dan kedua korban Yusuf dan Zhakia. Perkelahian pun melebar hingga keluar asrama hingga berujung penusukan terhadap kedua korban.
"Korban Yusuf meninggal di rumah sakit Boromeus, sedangkan Zhakia mengalami luka berat dan mengalami perawatan intensif, akibat luka tusukan," kata Dadang.
Dia menegaskan, perkelahian antara ketiganya bukan dipicu oleh senioritas, melainkan kejadian spontan yang diduga akibat pengaruh minuman keras.
Selain mengamankan SK, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakannya untuk melukai kedua korban.
“Kami mengamankan satu orang tersangka yang diduga telah melakukan aksi kriminalitas hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” jelas Wakapolrestabes Bandung AKBP Dadang Hartanto di lokasi kejadian, Jumat (19/10/2012).
Dadang menjelaskan, penangkapan pelaku yang berinisial SK (28) dilakukan saat petugas Patroli Polsekta Bandung Wetan melintas tidak jauh dari lokasi kejadian.
Menurutnya, kejadian bermula saat SK yang diketahui sebagai senior berkunjung ke asrama dengan kondisi bau minuman keras. Dari situ, terjadi kesalahpahaman antara SK dengan korban Yusuf Badid (30) dan Zhakia Thesia (29).
Dari insiden itu, ketiganya terlibat perkelahian hingga menyebabkan perkelahian antara SK, dan kedua korban Yusuf dan Zhakia. Perkelahian pun melebar hingga keluar asrama hingga berujung penusukan terhadap kedua korban.
"Korban Yusuf meninggal di rumah sakit Boromeus, sedangkan Zhakia mengalami luka berat dan mengalami perawatan intensif, akibat luka tusukan," kata Dadang.
Dia menegaskan, perkelahian antara ketiganya bukan dipicu oleh senioritas, melainkan kejadian spontan yang diduga akibat pengaruh minuman keras.
Selain mengamankan SK, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakannya untuk melukai kedua korban.
(rsa)