Diancam oknum TNU AU, orangtua Didik cemas

Jum'at, 19 Oktober 2012 - 19:13 WIB
Diancam oknum TNU AU,...
Diancam oknum TNU AU, orangtua Didik cemas
A A A
Sindonews.com - Kasus penganiayaan kepada sejumlah wartawan saat meliputan jatuhnya pesawat Hawk 200 masih meninggalkan trauma yang mendalam bagi keluarga korban. Salah satunya keluarga Didik Herwanto, fotografer Riau Pos yang dianiaya oleh Letkol Robert Simanjuntak.

Purwadiah, Ibu Didik mengatakan, peristiwa penganiayaan putranya begitu menyayat hati. Ibu tiga anak ini menceritakan, dirinya yang telah melahirkan dan membesarkan dengan tetes air mata dan kasih sayang itu, tidak pernah memukul anaknya.

"Saya tidak tega melihat anak saya dipukuli seperti itu. Kalau menyaksikan tayangan di televisi mengenai anak saya itu, saya benar-benar tidak sanggup. Saya langsung pindah channel," kata Purwadiyah dengan raut kesedihan, di Riau, Jumat (19/10/2012).

Terlebih lagi, putranya itu dalam waktu dekat akan melangsungkan pernikahan. Dia sangat khawatir kalau-kalau kejadian yang tidak diinginkan paska insiden penganiayaan menimpa anaknya. Apalagi, Didik pernah mengaku diancam akan dihabisi oleh oknum TNI AU jika kasusnya tidak selesai.

Rabin, Ayah Didik menambahkan, secara kekeluargaan memang pihak Robert sudah melakukan permintaan maaf. "Tapi mengenai proses hukum, saya minta kasus ini dilanjutkan. Siapa yang bersalah harus dihukum sesuai aturan yang berlaku," terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, wartawan Riau Pos ini pada Selasa 16 Oktober lalu mengalami penganiayaan oleh Letkol Robert saat akan mengambil gambar pesawat Hawk yang jatuh di Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar, Riau.

Dia ditendang, ditinju, dibanting, dan cekik oleh perwira menengah itu. "Selain Pak Robert, banyak juga teman-temannya dari Paskhas juga ikut mengeroyok saya. Secara pribadi saya sudah memaafkan, namun untuk hukum saya minta tetap dilanjutkan," tukas pria yang akrab disapa Didong ini.
(san)
Berita Terkait
Wartawan di Pasuruan...
Wartawan di Pasuruan Dikirimi Paket Misterius Diduga Berisi Racun, 3 Hari Kritis Mengalami Kebutaan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka...
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penculikan dan Pengeroyokan Wartawan di Karawang
Soroti Kekerasan Terhadap...
Soroti Kekerasan Terhadap Wartawan, Partai Garuda: Mereka Dilindungi UU
Indeks Keselamatan Jurnalis...
Indeks Keselamatan Jurnalis 2023: 45 Persen Wartawan Pernah Alami Tindak Kekerasan
2 Tersangka Kasus Penganiayaan...
2 Tersangka Kasus Penganiayaan Wartawan Diminta Menyerahkan Diri
Penganiayaan Wartawan...
Penganiayaan Wartawan di Madina, IWO Sumut: Bukti Nyata Ancaman Terhadap Dunia Pers
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
55 menit yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
2 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved