Nanan siap bertanggung jawab atas bentrokan di Pamulang
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 17:11 WIB
Nanan siap bertanggung jawab atas bentrokan di Pamulang
A
A
A
Sindonews.com - Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna siap bertanggung jawab terhadap insiden bentrokan antara polisi dengan mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) yang menolak kedatangannya.
Kepada wartawan, Nanan mengatakan, dirinya mendatangi kampus Unpam bukan untuk melakukan kampanye terkait pencalonannya sebagai kepala daerah. Apalagi, wilayah Pamulang masuk ke dalam Provinsi Banten.
"Saya juga ingin pertanggungjawabkan itu, saya hadir bukan untuk kampanye. Pamulang kan masih Banten, kan enggak masuk Jawa Barat," katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (19/10/2012).
Dia mengungkapkan, dirinya mendatangi Unpam memenuhi undangan dari pihak Rektorat Unpam untuk memberikan kuliah umum di kampus itu. "Prinsipnya, saya hadir ke sana mewakili Kapolri memenuhi undangan dari rektor untuk seminar," tukasnya.
Seperti diketahui, kegiatan perkuliahan di Universitas Pamulang sempat lumpuh pascabentrokan yang terjadi antara mahasiswa dengan polisi saat Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna mengunjungi kampus itu.
Dalam bentrokan itu, para mahasiswa melempari polisi dengan batu dan bambu, sementara polisi membalasnya dengan tembakan air mata. Akibatnya, lima orang polisi, dan dua orang mahasiswa mengalami luka-luka.
Kepada wartawan, Nanan mengatakan, dirinya mendatangi kampus Unpam bukan untuk melakukan kampanye terkait pencalonannya sebagai kepala daerah. Apalagi, wilayah Pamulang masuk ke dalam Provinsi Banten.
"Saya juga ingin pertanggungjawabkan itu, saya hadir bukan untuk kampanye. Pamulang kan masih Banten, kan enggak masuk Jawa Barat," katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (19/10/2012).
Dia mengungkapkan, dirinya mendatangi Unpam memenuhi undangan dari pihak Rektorat Unpam untuk memberikan kuliah umum di kampus itu. "Prinsipnya, saya hadir ke sana mewakili Kapolri memenuhi undangan dari rektor untuk seminar," tukasnya.
Seperti diketahui, kegiatan perkuliahan di Universitas Pamulang sempat lumpuh pascabentrokan yang terjadi antara mahasiswa dengan polisi saat Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna mengunjungi kampus itu.
Dalam bentrokan itu, para mahasiswa melempari polisi dengan batu dan bambu, sementara polisi membalasnya dengan tembakan air mata. Akibatnya, lima orang polisi, dan dua orang mahasiswa mengalami luka-luka.
(lil)