Bentrok di asrama Papua, satu orang tewas
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 15:54 WIB
Bentrok di asrama Papua, satu orang tewas
A
A
A
Sindonews.com - Bentrok antar dua kelompok massa pecah di Asrama Papua, Jalan Cilaki No 59, Kecamatan Bandung Wetan. Satu orang tewas dengan luka tikam di bagian dada dan sejumlah luka akibat benda tumpul di kepala dan badan.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula dari perkelahian di dalam asrama yang melibatkan sejumlah orang Papua pukul 11.00 WIB. Kemudian perkelahian berlanjut hingga sekira 50 meter dari asrama.
Seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya menuturkan, imbas dari perkelahian itu, satu orang ditemukan tersungkur bersimbah darah di pinggir jalan.
"Ada tiga orang yang dikeroyok. Tapi yang dua kabur. Yang penuh luka sudah keliatan sekarat," jelasnya di Jalan Cilaki, Bandung Wetan, Jumat (19/10/2012).
Sementara dari sumber wartawan di kepolisian menyebutkan, akibat insiden ini diketahui satu orang tewas dan satu luka-luka dirawat di RS Borromeus.
Dari pantauan di lokasi kejadian, sekira pukul 13.30 WIB jenazah yang diduga korban bentrokan dibawa menggunakan ambulans dari RS Borromeus.
Ambulans terlihat sempat ditahan, bahkan seorang penghuni sempat mengancam pada sopir ambulans.
"Enggak tahu, tadi tiba-tiba saya diancam mau dibunuh. Untungnya ada yang menjelaskan kalau saya sopir ambulans yang mau antar korban," tutur sang sopir saat berbincang dengan wartawan.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula dari perkelahian di dalam asrama yang melibatkan sejumlah orang Papua pukul 11.00 WIB. Kemudian perkelahian berlanjut hingga sekira 50 meter dari asrama.
Seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya menuturkan, imbas dari perkelahian itu, satu orang ditemukan tersungkur bersimbah darah di pinggir jalan.
"Ada tiga orang yang dikeroyok. Tapi yang dua kabur. Yang penuh luka sudah keliatan sekarat," jelasnya di Jalan Cilaki, Bandung Wetan, Jumat (19/10/2012).
Sementara dari sumber wartawan di kepolisian menyebutkan, akibat insiden ini diketahui satu orang tewas dan satu luka-luka dirawat di RS Borromeus.
Dari pantauan di lokasi kejadian, sekira pukul 13.30 WIB jenazah yang diduga korban bentrokan dibawa menggunakan ambulans dari RS Borromeus.
Ambulans terlihat sempat ditahan, bahkan seorang penghuni sempat mengancam pada sopir ambulans.
"Enggak tahu, tadi tiba-tiba saya diancam mau dibunuh. Untungnya ada yang menjelaskan kalau saya sopir ambulans yang mau antar korban," tutur sang sopir saat berbincang dengan wartawan.
(rsa)