Anggota TNI AD bekuk pencuri handphone
Rabu, 17 Oktober 2012 - 18:39 WIB
Anggota TNI AD bekuk pencuri handphone
A
A
A
Sindonews.com - Anggota TNI Angkatan Darat (AD) dari Bataliyon Kavaleri 7 Cijantung, Jakarta Timur, Edi Haryadi (33), membekuk, pencuri handphone (telepon genggam) di Masjid Assyifa, Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (PMI) Bogor.
Kepada wartawan Edi mengaku memergoki pelaku Agung (31) sedang mencuri Handphone Blackberry milik Munir, pegawai RS PMI yang tertidur di dalam masjid sekira pukul 14.45 WIB.
"Saya baru selesai salat. Enggak lama saya lihat pelaku sedang merogoh saku celana korban yang sedang tidur. Kemudian dia (pelaku) mengambil handphone milik si korban yang ada di dalam saku celana," ungkapnya, kepada wartawan, di Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (17/10/2012).
Pelaku yang kepergok menggasak handphone korban langsung kabur. Namun, berhasil dibekuk oleh Edi saat berada ditangga masjid. Saat ditangkap, pelaku sempat mengelak kalau dirinya dituduh sebagai pencuri.
Munir sendiri, baru tahu kalau handphonenya dicuri setelah dikabari Edi. "Saya bangunkan korban dan kabari kalau handphone nya dicuri. Dan pelaku sudah tertangkap," tambahnya.
Untuk menghindari amukan pengunjung RS PMI Bogor yang mengetahui pencuri handphone dibekuk, Edi langsung menggiring pelaku ke Pos Satpam RS PMI Bogor dan diserahkan ke Mapolsek Bogor Tengah.
"Pelaku sudah kita amankan. Sekarang masih dalam pemeriksaan. Kasus ini akan kita kembangkan," ungkap Kapolsek Bogor Tengah, AKP Victor Gatot HS.
Kepada wartawan Edi mengaku memergoki pelaku Agung (31) sedang mencuri Handphone Blackberry milik Munir, pegawai RS PMI yang tertidur di dalam masjid sekira pukul 14.45 WIB.
"Saya baru selesai salat. Enggak lama saya lihat pelaku sedang merogoh saku celana korban yang sedang tidur. Kemudian dia (pelaku) mengambil handphone milik si korban yang ada di dalam saku celana," ungkapnya, kepada wartawan, di Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (17/10/2012).
Pelaku yang kepergok menggasak handphone korban langsung kabur. Namun, berhasil dibekuk oleh Edi saat berada ditangga masjid. Saat ditangkap, pelaku sempat mengelak kalau dirinya dituduh sebagai pencuri.
Munir sendiri, baru tahu kalau handphonenya dicuri setelah dikabari Edi. "Saya bangunkan korban dan kabari kalau handphone nya dicuri. Dan pelaku sudah tertangkap," tambahnya.
Untuk menghindari amukan pengunjung RS PMI Bogor yang mengetahui pencuri handphone dibekuk, Edi langsung menggiring pelaku ke Pos Satpam RS PMI Bogor dan diserahkan ke Mapolsek Bogor Tengah.
"Pelaku sudah kita amankan. Sekarang masih dalam pemeriksaan. Kasus ini akan kita kembangkan," ungkap Kapolsek Bogor Tengah, AKP Victor Gatot HS.
(mhd)