Bangunan milik Pemkot banyak yang mangkrak

Rabu, 17 Oktober 2012 - 14:59 WIB
Bangunan milik Pemkot...
Bangunan milik Pemkot banyak yang mangkrak
A A A
Sindonews.com - Gedung bangunan bekas sekolah dasar (SD) milik pemerintah Kota (pemkot) Yogyakarta banyak yang mangkrak. Data Komisi C DPRD Yogyakarta, dari 134 bangunan bekas SD, 37 di antaranya tidak dimanfaatkan atau hanya 97 yang dimanfaatkan.

Selain itu, juga ada beberapa bangunan bekas instansi yang juga tidak dimanfaatkan setelah tidak terpakai. Misalnya bangunan bekas Sub Terminal Rejowinangun, bekas rumah dinas peternakan dan balai latihan kerja (BLK).

"Pemkot perlu segera mencari solusi untuk pemanfaatan bangunan tersebut. Terutama untuk kepentingan masyarakat," jelas Anggota Komisi C DPRD Yogyakarta Marwoto Hadi, Rabu (17/10/2012).

Marwoto menilai bangunan-bangunan itu sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan atau kegiatan masyarakat, misalnya sebagai tempat workshop maupun untuk kegiatan lainnya.

Politikus Partai Demokrat ini mengatakan pemkot juga dapat memanfaatkannya untuk memenuhi fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang sampai sekarang belum semua wilayah Yogyakarta memiliki. Termasuk untuk mendukung program kota Yogyakarta sebagai kota industry kreatif.

“Gedung itu bisa untuk tempat produksi atau kegiatan kreatif masyarakat lainnya, apalagi masalah lahan menjadi salah satu kendala untuk pengembangan produktivitas. Karena itu, pemkot harus segera bertindak menyikapi hal ini,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Bangunan Gedung dan Aset Daerah (DBGAD) Yogyakarta Hari Setyowacono mengakui memang bangunan gedung bekas instansi dan SD tersebut belum dimanfaatkan secara optimal.

Atas kondisi tersebut, pemkot sedang melakukan kajian untuk pemanfaatkan bangunan tersebut. Terutama untuk pemanfaatan bangunan gedung bekas SD.

“Selain dengan kajian, kami juga akan melihat langsung kondisi dan lokasi bangunan itu. Sehingga dalam menentukan pemanfaatannya akan sesuai dengan apa yang dibutuhkan atau tepat sasaran,” kata Hari.

Sedangkan untuk bangunan bekas sub Terminal Rejowinangun, bekas rumah dinas peternakan dan BLK, pemkot rencananya akan memanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat.
(rsa)
Berita Terkait
Meluruskan Mitos Seputar...
Meluruskan Mitos Seputar Osteoporosis
Tes Masif Terus Intensifikasi,...
Tes Masif Terus Intensifikasi, Masyarakat Diminta Menerapkan Protokol Kesehatan
Kapolres Lahat Panen...
Kapolres Lahat Panen Raya di Desa Pagar Ruyung
Peduli Lansia, Ketua...
Peduli Lansia, Ketua K3S Denpasar Serahkan Bantuan Kursi Roda.
KPU Kota Denpasar Bersinergi...
KPU Kota Denpasar Bersinergi dengan Kominfos dan Humas Pemkot Denpasar
Tiga Bulan Dibentuk,...
Tiga Bulan Dibentuk, Kinerja Tim Implementasi MoU Helshinki Dipertanyakan
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
24 menit yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
34 menit yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
1 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
2 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
3 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
3 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved