Jenazah 2 polisi akan diautopsi
Rabu, 17 Oktober 2012 - 08:35 WIB
Jenazah 2 polisi akan diautopsi
A
A
A
Sindonews.com - Dua anggota polisi yang ditemukan tewas di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga Rabu dini masih berada di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Poso. Pengamanan ketat diberlakukan oleh aparat keamanan dengan penempatan personel Brimob di setiap sudut di rumah sakit.
Setelah dievakuasi dari lembah Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir pada Selasa sore 16 Oktober 2012, jenazah Briptu Andi Sapa dan Brigadir Sudirman dibawa ke RSUD Kabupaten Poso untuk keperluan autopsi.
Autopsi terhadap kedua polisi yang sebelumnya dinyatakan hilang sejak 8 Oktober 2012 ini baru dilakukan setelah petugas tim forensik dari Polda Sulteng di Palu tiba di Poso. Sejumlah petinggi dari Polda Sulteng dan Mabes Polri nampak berada di ruangan kamar jenazah.
Upaya meliput situasi di kamar jenazah dihalang-halangi oleh seorang petugas berpakaian preman sehingga upaya pengambilan gambar harus dilakukan secara sembunyi sembunyi tanpa menyalakan lampu kamera.
Kapolda Sulteng Brigjen Dewa Parsana yang ditemui seusai melihat kondisi jenazah kedua polisi yang tewas itu enggan berkomentar. Ia mengatakan saat ini pihak kepolisian di Poso sedang fokus untuk mengurus jenazah sedangkan untuk tindak lanjut terkait peristiwa itu masih direncanakan.
"Kami kan masih konsentrasi untuk pengurusan jenazah dulu ya. jadi segala sesuatu untuk tindak lanjutnya kita sedang rencanakan untuk kegiatan lebih lanjut," ungkap Dewa menjelaskan kepada wartawan, Rabu (17/10/2012).
Setelah dievakuasi dari lembah Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir pada Selasa sore 16 Oktober 2012, jenazah Briptu Andi Sapa dan Brigadir Sudirman dibawa ke RSUD Kabupaten Poso untuk keperluan autopsi.
Autopsi terhadap kedua polisi yang sebelumnya dinyatakan hilang sejak 8 Oktober 2012 ini baru dilakukan setelah petugas tim forensik dari Polda Sulteng di Palu tiba di Poso. Sejumlah petinggi dari Polda Sulteng dan Mabes Polri nampak berada di ruangan kamar jenazah.
Upaya meliput situasi di kamar jenazah dihalang-halangi oleh seorang petugas berpakaian preman sehingga upaya pengambilan gambar harus dilakukan secara sembunyi sembunyi tanpa menyalakan lampu kamera.
Kapolda Sulteng Brigjen Dewa Parsana yang ditemui seusai melihat kondisi jenazah kedua polisi yang tewas itu enggan berkomentar. Ia mengatakan saat ini pihak kepolisian di Poso sedang fokus untuk mengurus jenazah sedangkan untuk tindak lanjut terkait peristiwa itu masih direncanakan.
"Kami kan masih konsentrasi untuk pengurusan jenazah dulu ya. jadi segala sesuatu untuk tindak lanjutnya kita sedang rencanakan untuk kegiatan lebih lanjut," ungkap Dewa menjelaskan kepada wartawan, Rabu (17/10/2012).
(azh)