Polisi bantah sebar foto seronok model sexy
Rabu, 17 Oktober 2012 - 02:03 WIB
Polisi bantah sebar foto seronok model sexy
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Biro Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Agus Rianto mengatakan, pihaknya akan menindak tegas pelaku utama yang menyebarluaskan foto-foto tersebut dengan memberikan sanksi yang sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
"Kita akan melakukan penyelusuran terhadap foto-foto yang diedarkan, pastinya akan kita lakukan tindakan bila terbukti," kata Agus kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Agus juga membantah mengenai kabar yang beredar bahwa penyebar foto seronok itu adalah anggota kepolisian sendiri. Menurutnya sangat tidak mungkin jika anggota Polri membuat pelanggaran terkait etika kesusilaan.
"Kita sudah lihat foto yang ada, mohon ini disikapi dengan pikiran yang cermat. Jadi amat sangat tidak mungkin kami menyebarkan foto tersebut," jelas Agus.
Sementara itu, Kuasa Hukum Novi Amelia (25), Chris Sam Siwu mengaku belum akan melaporkan kasus beredarnya foto-foto seronok kliennya di masyarakat. Dia ingin memastikan lebih dahulu, apakah foto tersebut asli atau rekayasa.
"Saya mau pastikan dulu itu foto asli atau bukan," ujar Chris dalam pesan singkatnya kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (16/10/2012).
Seperti diketahui, foto-foto seronok dara asal Medan, Sumatera Utara, itu beredar di masyarakat melalui smartphone BlackBerry. Dalam foto tersebut, Novi hanya mengenakan pakaian dalam, namun bra dan celana dalamnya terbuka sebagian sehingga melihatkan organ vitalnya.
Diduga, foto Novi itu diambil oleh oknum polisi yang pertama kali menangani Novi usai menabrak tujuh orang di Taman Sari, Jakarta Barat, pada Kamis pekan lalu.
"Kita akan melakukan penyelusuran terhadap foto-foto yang diedarkan, pastinya akan kita lakukan tindakan bila terbukti," kata Agus kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Agus juga membantah mengenai kabar yang beredar bahwa penyebar foto seronok itu adalah anggota kepolisian sendiri. Menurutnya sangat tidak mungkin jika anggota Polri membuat pelanggaran terkait etika kesusilaan.
"Kita sudah lihat foto yang ada, mohon ini disikapi dengan pikiran yang cermat. Jadi amat sangat tidak mungkin kami menyebarkan foto tersebut," jelas Agus.
Sementara itu, Kuasa Hukum Novi Amelia (25), Chris Sam Siwu mengaku belum akan melaporkan kasus beredarnya foto-foto seronok kliennya di masyarakat. Dia ingin memastikan lebih dahulu, apakah foto tersebut asli atau rekayasa.
"Saya mau pastikan dulu itu foto asli atau bukan," ujar Chris dalam pesan singkatnya kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (16/10/2012).
Seperti diketahui, foto-foto seronok dara asal Medan, Sumatera Utara, itu beredar di masyarakat melalui smartphone BlackBerry. Dalam foto tersebut, Novi hanya mengenakan pakaian dalam, namun bra dan celana dalamnya terbuka sebagian sehingga melihatkan organ vitalnya.
Diduga, foto Novi itu diambil oleh oknum polisi yang pertama kali menangani Novi usai menabrak tujuh orang di Taman Sari, Jakarta Barat, pada Kamis pekan lalu.
(san)