Komunikasi, jurus Jokowi soal sengketa lahan
Selasa, 16 Oktober 2012 - 17:44 WIB
Komunikasi, jurus Jokowi soal sengketa lahan
A
A
A
Sindonews.com - Permasalahan sengketa kepemilikan lahan di Jakarta memang sudah menjadi salah satu momok. Melihat hal tersebut Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan menangani masalah itu dengan dengan mengedepankan komunikasi.
"Soal itu, dibicarakan bareng-bareng dimusyawarahkan, pasti ketemu solusinya,“ kata Jokowi saat ditemui di Balai Kota, Jakarta, Selasa (16/10/2012).
Jokowi memilih mengaku akan mengedepankan pola komunikasi dalam membahas perihal kepemilikan tanah tersebut. Menurut Jokowi, nantinya ada berbagai hal yang bisa digunakan dalam penanggulangan persoalan tersebut.
“Memang setiap tempat seperti itu tidak langsung mau dan dikasih semua. Tapi ada yang sewa. Macam-macamlah itu. Kalau penyelesaiannya sudah turun ke lapangan,“ jelasnya.
Ditambahkan Jokowi, nantinya pihaknya akan melakukan proses tersebut dalam waktu cepat. Nantinya, program "Kampung Deret" yang masih dalam tahap pengukuran tersebut akan dilaksanakan sesegera mungkin.
“Tadi kan saya Sudah bilang seminggu ini mengukur-ukur dulu. Pokoknya bergerak cepat jangan kelamaan. Nanti kalau sudah seminggu diukur baru kita bicara lagi,“ tegasnya.
"Soal itu, dibicarakan bareng-bareng dimusyawarahkan, pasti ketemu solusinya,“ kata Jokowi saat ditemui di Balai Kota, Jakarta, Selasa (16/10/2012).
Jokowi memilih mengaku akan mengedepankan pola komunikasi dalam membahas perihal kepemilikan tanah tersebut. Menurut Jokowi, nantinya ada berbagai hal yang bisa digunakan dalam penanggulangan persoalan tersebut.
“Memang setiap tempat seperti itu tidak langsung mau dan dikasih semua. Tapi ada yang sewa. Macam-macamlah itu. Kalau penyelesaiannya sudah turun ke lapangan,“ jelasnya.
Ditambahkan Jokowi, nantinya pihaknya akan melakukan proses tersebut dalam waktu cepat. Nantinya, program "Kampung Deret" yang masih dalam tahap pengukuran tersebut akan dilaksanakan sesegera mungkin.
“Tadi kan saya Sudah bilang seminggu ini mengukur-ukur dulu. Pokoknya bergerak cepat jangan kelamaan. Nanti kalau sudah seminggu diukur baru kita bicara lagi,“ tegasnya.
(rsa)