Menunggu janji Jokowi tata kampung kumuh
Selasa, 16 Oktober 2012 - 07:01 WIB
Menunggu janji Jokowi tata kampung kumuh
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah program yang digagas Gubernur DKI Jakarta terpilih Djoko Widodo (Jokowi) diakui tepat untuk melakukan perubahan Jakarta. Namun persoalannya, apakah program tersebut bisa direalisasikan.
Pengamat Lingkungan Berry Nahdian Furqon mengatakan, dirinya salah seorang yang mendukung semua program-program Jokowi. Program itu sangat tepat untuk mengubah Jakarta menjadi lebih baik. Di antaranya pembangunan dan penataan pemukiman kumuh di wilayah Jakarta.
"Tinggal bagaimana Jokowi mengimplementasikan seluruh program-program yang sudah didendangkannya itu," tutur Mantan Direktur Eksekutif Nasional Walhi ini, Selasa (16/10/2012).
Kemampuan pendekatan terhadap masyarakat yang dimiliki Jokowi diakui Berry akan memudahkan dalam mewujudkan program -porgam yang bersentuhan dengan masyarakat secara langsung.
"Dengan pendekatan kemanusiaan dan lingkungan, inilah akan memudahkan Jokowi untuk melakukan penataan," tuturnya.
Menurut Berry dalam menangani persoalan pemukiman kumuh, Jokowi harus memilih cara yang tepat. Lingkungan kumuh kata Berry lebih baik ditata dan bukan untuk ditertibkan.
Sebelumnya, Jokowi memang akan memprioritaskan pembangunan di pemukiman kumuh. Langkah itu dilakukan agar tidak terjadi kesenjangan sosial di antara warga Jakarta.
Pembangunan akan dimulai pemukiman kumuh, seperti di Bukit Duri Jakarta Selatan, Kampung Melayu, Jakarta Timur yang selalu kebanjiran, dan di pemukiman kumuh Tanah Tinggi, Jakarta Pusat.
Menurut Jokowi untuk merealisasikan itu dia menggunakan konsep yang digunakan saat menata permukiman kumuh di Solo dengan menggunakan model arsitektur Kampung Deret atau vertikal.
Pengamat Lingkungan Berry Nahdian Furqon mengatakan, dirinya salah seorang yang mendukung semua program-program Jokowi. Program itu sangat tepat untuk mengubah Jakarta menjadi lebih baik. Di antaranya pembangunan dan penataan pemukiman kumuh di wilayah Jakarta.
"Tinggal bagaimana Jokowi mengimplementasikan seluruh program-program yang sudah didendangkannya itu," tutur Mantan Direktur Eksekutif Nasional Walhi ini, Selasa (16/10/2012).
Kemampuan pendekatan terhadap masyarakat yang dimiliki Jokowi diakui Berry akan memudahkan dalam mewujudkan program -porgam yang bersentuhan dengan masyarakat secara langsung.
"Dengan pendekatan kemanusiaan dan lingkungan, inilah akan memudahkan Jokowi untuk melakukan penataan," tuturnya.
Menurut Berry dalam menangani persoalan pemukiman kumuh, Jokowi harus memilih cara yang tepat. Lingkungan kumuh kata Berry lebih baik ditata dan bukan untuk ditertibkan.
Sebelumnya, Jokowi memang akan memprioritaskan pembangunan di pemukiman kumuh. Langkah itu dilakukan agar tidak terjadi kesenjangan sosial di antara warga Jakarta.
Pembangunan akan dimulai pemukiman kumuh, seperti di Bukit Duri Jakarta Selatan, Kampung Melayu, Jakarta Timur yang selalu kebanjiran, dan di pemukiman kumuh Tanah Tinggi, Jakarta Pusat.
Menurut Jokowi untuk merealisasikan itu dia menggunakan konsep yang digunakan saat menata permukiman kumuh di Solo dengan menggunakan model arsitektur Kampung Deret atau vertikal.
(lns)