Bu guru temukan lafaz Allah di daging sapi
Senin, 15 Oktober 2012 - 17:01 WIB
Bu guru temukan lafaz Allah di daging sapi
A
A
A
Sindonews.com - Mardiah Alkaff (46), seorang ibu tiga anak ini tidak pernah menyangka jika daging sapi yang dibelinya pada tiga hari menjelang Lebaran 2010 silam terdapat lafadz Allah.
Awal kisah bermula saat Mardiah hendak memasak rendang untuk santap saat Lebaran. Namun, saat memotong daging yang dibelinya seharga Rp35 ribu seberat 0,5kg itu, terdapat lafaz allah.
“Awalnya daging yang ukurannya sekitar 15 cm dipotong. Pada potongan pertama tidak ada, baru potongan selanjutnya terdapat tulisan ini,” tuturnya kepada wartawan saat ditemui dirumahnya, Pondok Padalarang Indah, Jalan Cendana Blok D6-27, RT 1/27, Kelurahan Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (15/10/2012).
Ibu yang sudah mengajar selama 22 tahun di SMPN 3 Padalarang sebagai guru Biologi ini menuturkan, jika lafadz Allah terbentuk pada bagian otot lurik yang berada di daging. “Tadinya sih nyangkanya motif batik. Tapi pas dipotong lagi ada lafadz Allah,” tuturnya.
Karena daging yang dibelinya di Pasar Padalarang tersebut terdapat lafadz Allah, Mardiah sekeluarga akhirnya mengurungkan niatnya untuk memasak daging tersebut menjadi rendang. “Gak dimakan. Takut dosa,” katanya.
Meski sudah berusia dua tahun, daging yang disimpannya pada Freezer kulkas membuat daging membeku dan tidak membusuk. Sebenarnya, lanjut Mardiah, daging sempat diawetkan dengan formalin dan alkohol.
Namun, daging malah menciut dan lafaz Allah menjadi pudar. “Gak ada bedanya dari dua tahun lalu. Paling sekarang hanya warnanya aja yang agak memudar,” jelasnya.
Awal kisah bermula saat Mardiah hendak memasak rendang untuk santap saat Lebaran. Namun, saat memotong daging yang dibelinya seharga Rp35 ribu seberat 0,5kg itu, terdapat lafaz allah.
“Awalnya daging yang ukurannya sekitar 15 cm dipotong. Pada potongan pertama tidak ada, baru potongan selanjutnya terdapat tulisan ini,” tuturnya kepada wartawan saat ditemui dirumahnya, Pondok Padalarang Indah, Jalan Cendana Blok D6-27, RT 1/27, Kelurahan Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (15/10/2012).
Ibu yang sudah mengajar selama 22 tahun di SMPN 3 Padalarang sebagai guru Biologi ini menuturkan, jika lafadz Allah terbentuk pada bagian otot lurik yang berada di daging. “Tadinya sih nyangkanya motif batik. Tapi pas dipotong lagi ada lafadz Allah,” tuturnya.
Karena daging yang dibelinya di Pasar Padalarang tersebut terdapat lafadz Allah, Mardiah sekeluarga akhirnya mengurungkan niatnya untuk memasak daging tersebut menjadi rendang. “Gak dimakan. Takut dosa,” katanya.
Meski sudah berusia dua tahun, daging yang disimpannya pada Freezer kulkas membuat daging membeku dan tidak membusuk. Sebenarnya, lanjut Mardiah, daging sempat diawetkan dengan formalin dan alkohol.
Namun, daging malah menciut dan lafaz Allah menjadi pudar. “Gak ada bedanya dari dua tahun lalu. Paling sekarang hanya warnanya aja yang agak memudar,” jelasnya.
(san)