Saat kejadian, 6 korban sedang makan dan nonton
Minggu, 14 Oktober 2012 - 21:37 WIB
Saat kejadian, 6 korban sedang makan dan nonton
A
A
A
Sindonews.com - Keenam korban bangunan roboh di Jalan Kapuk Muara RT 2/2, Penjaringan, Jakarta Utara, diketahui saat itu sedang dalam kondisi menonton sembari makan.
Berdasarkan keterangan salah satu korban Didi (26) mengatakan, dirinya bersama kelima orang lainnya saat itu berada di bawah coran, dimana diatasnya ada berbagai material untuk bangunan.
"Posisi lagi nonton sambil makan. Mungkin memang beban sudah tidak kuat akhirnya jatuh corannya," kata Didi, saat ditemui di ICU RS Atmajaya, Pluit, Jakarta, Minggu 14/10/2012.
Didi menuturkan, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 07.00 WIB. Mereka pun diketahui merupakan pekerja bangunan yang hendak membangun bangunan yang katanya akan digunakan sebagai pabrik karpet.
"Jadi waktu kejadian, selain kami berenam, tidak ada yang tahu bangunan tersebut roboh sampai pukul 08.30 WIB," jelasnya.
lebih lanjut ia katakan, kelima rekannya tersebut baru ditolong saat para pekerja lainnya baru datang dan memanggil warga sekitar. Kemudian, mereka segera dilarikan ke rumah sakit dan klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Sebelumnya, pabrik karpet tersebut roboh menimpa 5 pekerja hingga luka-luka, dan satu pekerja tewas di lokasi karena tertimpa material di kepala dan kakinya.
Kelima pekerja tersebut adalah Didi (26), Yayat (24) mengalami patah tulang, Mustikon (40), M Hayub (30), dan Turyanto (40) mengalami luka ringan, dan yang tewas adalah Kamal (17) sudah di RSCM untuk otopsi.
Berdasarkan keterangan salah satu korban Didi (26) mengatakan, dirinya bersama kelima orang lainnya saat itu berada di bawah coran, dimana diatasnya ada berbagai material untuk bangunan.
"Posisi lagi nonton sambil makan. Mungkin memang beban sudah tidak kuat akhirnya jatuh corannya," kata Didi, saat ditemui di ICU RS Atmajaya, Pluit, Jakarta, Minggu 14/10/2012.
Didi menuturkan, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 07.00 WIB. Mereka pun diketahui merupakan pekerja bangunan yang hendak membangun bangunan yang katanya akan digunakan sebagai pabrik karpet.
"Jadi waktu kejadian, selain kami berenam, tidak ada yang tahu bangunan tersebut roboh sampai pukul 08.30 WIB," jelasnya.
lebih lanjut ia katakan, kelima rekannya tersebut baru ditolong saat para pekerja lainnya baru datang dan memanggil warga sekitar. Kemudian, mereka segera dilarikan ke rumah sakit dan klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Sebelumnya, pabrik karpet tersebut roboh menimpa 5 pekerja hingga luka-luka, dan satu pekerja tewas di lokasi karena tertimpa material di kepala dan kakinya.
Kelima pekerja tersebut adalah Didi (26), Yayat (24) mengalami patah tulang, Mustikon (40), M Hayub (30), dan Turyanto (40) mengalami luka ringan, dan yang tewas adalah Kamal (17) sudah di RSCM untuk otopsi.
(maf)