Buruh bangunan ditembak rampok
Minggu, 14 Oktober 2012 - 21:14 WIB
Buruh bangunan ditembak rampok
A
A
A
Sindonews.com - Aksi perampokan kembali terjadi di Aceh, kali ini pelaku menembak korban hingga meninggal. Zulkifli (25) seorang buruh bangunan ditembak di Sungai Mon Tala, Desa Cumcum, Kecamatan Jantho, Aceh Besar.
Pelaku membawa kabur sepeda motor jenis Jupiter MX milik korban. Zulkifli ditembak saat sedang membersihkan diri di sungai.
Sebelum peristiwa terjadi korban bersama teman-temannya membuat talud di desanya. Ia ditembak pukul 14.30 WIB Minggu (14/10/2012). Keterangan yang berhasil dihimpun korban ditembak di dada, setelah melihat korban tak berdaya pelaku membawa kabur sepeda motor yang diparkir tak jauh darinya.
Rekan kerja korban, Ilyas (50), saat peristiwa terjadi sedang mandi tak jauh dari Zulkifli. Saat mendegar suara tembakan bergegas mencari tahu apa yang terjadi, Ia kaget saat menemui korban sudah bersimbah darah.
"Warga kemudian berbondong-bondong ke lokasi kejadian, terus mengevakuasinya," jelas Jufrizal, warga Jantho.
Menurutnya, warga tahu ada penembakan setelah diberitahukan Ilyas. "Kejadiannya masih dalam proses penyelidikan, kita masih di TKP. Nanti kalau ada informasi lebih lanjut akan kita laporkan," jelas Kasat Reskrim Polres Aceh Besar Iptu Aries Diego pada wartawan.
Jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka di Desa Cumcum. Ia meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang baru berusia enam bulan.
Pelaku membawa kabur sepeda motor jenis Jupiter MX milik korban. Zulkifli ditembak saat sedang membersihkan diri di sungai.
Sebelum peristiwa terjadi korban bersama teman-temannya membuat talud di desanya. Ia ditembak pukul 14.30 WIB Minggu (14/10/2012). Keterangan yang berhasil dihimpun korban ditembak di dada, setelah melihat korban tak berdaya pelaku membawa kabur sepeda motor yang diparkir tak jauh darinya.
Rekan kerja korban, Ilyas (50), saat peristiwa terjadi sedang mandi tak jauh dari Zulkifli. Saat mendegar suara tembakan bergegas mencari tahu apa yang terjadi, Ia kaget saat menemui korban sudah bersimbah darah.
"Warga kemudian berbondong-bondong ke lokasi kejadian, terus mengevakuasinya," jelas Jufrizal, warga Jantho.
Menurutnya, warga tahu ada penembakan setelah diberitahukan Ilyas. "Kejadiannya masih dalam proses penyelidikan, kita masih di TKP. Nanti kalau ada informasi lebih lanjut akan kita laporkan," jelas Kasat Reskrim Polres Aceh Besar Iptu Aries Diego pada wartawan.
Jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka di Desa Cumcum. Ia meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang baru berusia enam bulan.
(azh)