Korban bangunan roboh masih dirawat di RS Atmajaya
Minggu, 14 Oktober 2012 - 18:25 WIB
Korban bangunan roboh masih dirawat di RS Atmajaya
A
A
A
Sindonews.com - Dua dari enam orang korban bangunan roboh di Jalan Kapuk Muara RT 02, RW 002, Penjaringan, Jakarta Utara, sampai saat ini masih terus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit (RS) Atmajaya, Pluit, Jakarta Utara.
Dua korban yang diketahui bernama Turyanto dan Didi tersebut diketahui menderita luka memar dan juga sobek akibat tertimpa material untuk membangun pabrik yang rencananya akan dijadikan sebagai pabrik karpet tersebut.
Didi (26), salah satu korban saat ini pun menderita patah tulang di bagian kaki kiri sehingga kakinya terpaksa diperban karena menderita patah tulang.
“Di bagian pinggang juga kayakya patah terkena timpaan tadi,“ kata Didi saat ditemui di ruang ICU, RS Atma Jaya, Pluit, Jakarta, Minggu (14/10/2012).
Tak hanya itu, Didi pun mengaku kepalanya sempat terkena robohan material. Beruntung, kepalanya tidak menderita luka serius dan hanya memar serta bengkak di bagian muka.
Sementara itu, Turyanto yang juga dirawat di tempat yang sama tengah menjalani operasi untuk mengobati luka akibat kejatuhan tersebut.
“Operasinya untuk mengeluarkan darah beku di kaki bagian kiri akibat kejatuhan tadi,“ kata Istifaiyah, salah satu kerabat Turyanto.
Kondisi Turyanto sendiri diketahui menderita luka sobek di bagian kakinya dan juga memar di bagian kepala akibat tertimpa. “Kondisinya sudah membaik sekarang cuma kaget saja,“ pungkasnya.
Dua korban yang diketahui bernama Turyanto dan Didi tersebut diketahui menderita luka memar dan juga sobek akibat tertimpa material untuk membangun pabrik yang rencananya akan dijadikan sebagai pabrik karpet tersebut.
Didi (26), salah satu korban saat ini pun menderita patah tulang di bagian kaki kiri sehingga kakinya terpaksa diperban karena menderita patah tulang.
“Di bagian pinggang juga kayakya patah terkena timpaan tadi,“ kata Didi saat ditemui di ruang ICU, RS Atma Jaya, Pluit, Jakarta, Minggu (14/10/2012).
Tak hanya itu, Didi pun mengaku kepalanya sempat terkena robohan material. Beruntung, kepalanya tidak menderita luka serius dan hanya memar serta bengkak di bagian muka.
Sementara itu, Turyanto yang juga dirawat di tempat yang sama tengah menjalani operasi untuk mengobati luka akibat kejatuhan tersebut.
“Operasinya untuk mengeluarkan darah beku di kaki bagian kiri akibat kejatuhan tadi,“ kata Istifaiyah, salah satu kerabat Turyanto.
Kondisi Turyanto sendiri diketahui menderita luka sobek di bagian kakinya dan juga memar di bagian kepala akibat tertimpa. “Kondisinya sudah membaik sekarang cuma kaget saja,“ pungkasnya.
(kur)