Volume kendaraan banyak, penyebab kecelakaan
Sabtu, 13 Oktober 2012 - 14:44 WIB
Volume kendaraan banyak, penyebab kecelakaan
A
A
A
Sindonews.com - Volume kendaraan yang jumlahnya lebih banyak ketimbang luas jalan, ditengarai menjadi salah satu penyebab kecelakaan di wilayah Jakarta. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, dari hari ke hari jumlah kendaraan di wilayah Jakarta semakin bertambah.
"Penyebab kecelakaan itu bisa karena volume kendaraan yang makin banyak dan tidak tertampung oleh volume jalan yang ada. Semua ingin cepat, dan pengemudi banyak melanggar aturan," ujarnya kepada Sindonews, Sabtu (13/10/2012)
Untuk mengatasi hal tersebut, tidak cukup hanya sekadar memberi imbauan kepada pengendara untuk berhati-hati. Namun juga perlu adanya kerjasama dengan pihak terkait.
"Semua pihak bekerja sama. Pemda, PU, Pajak, masyarakat, polisi, Dis Hub, Tata Kota dan lain lain untuk duduk bersama memecahkan masalah tersebut," ujarnya.
Sementara disinggung mengenai tindak lanjut tabrakan melibatkan seorang model Novie Amalia, pengedaran Honda Jazz yang menabrak tujuh orang, Rikwanto mengatakan sedang ditangani. "Kami sedang proses sesuai undang-undang yang berlaku," ujarnya.
Untuk mengantisipasi tindakan yang sama, menurut Rikwanto perlu dilakukan razia pengendara apakah dia mengemudi dalam keadaan sadar atau tidak. "Razia itu perlu dan sudah sering dilaksanakan," tambahnya.
"Penyebab kecelakaan itu bisa karena volume kendaraan yang makin banyak dan tidak tertampung oleh volume jalan yang ada. Semua ingin cepat, dan pengemudi banyak melanggar aturan," ujarnya kepada Sindonews, Sabtu (13/10/2012)
Untuk mengatasi hal tersebut, tidak cukup hanya sekadar memberi imbauan kepada pengendara untuk berhati-hati. Namun juga perlu adanya kerjasama dengan pihak terkait.
"Semua pihak bekerja sama. Pemda, PU, Pajak, masyarakat, polisi, Dis Hub, Tata Kota dan lain lain untuk duduk bersama memecahkan masalah tersebut," ujarnya.
Sementara disinggung mengenai tindak lanjut tabrakan melibatkan seorang model Novie Amalia, pengedaran Honda Jazz yang menabrak tujuh orang, Rikwanto mengatakan sedang ditangani. "Kami sedang proses sesuai undang-undang yang berlaku," ujarnya.
Untuk mengantisipasi tindakan yang sama, menurut Rikwanto perlu dilakukan razia pengendara apakah dia mengemudi dalam keadaan sadar atau tidak. "Razia itu perlu dan sudah sering dilaksanakan," tambahnya.
(lns)