Bank BI berikan alat musik gamelan ke SMPN 16
Jum'at, 12 Oktober 2012 - 21:20 WIB
Bank BI berikan alat musik gamelan ke SMPN 16
A
A
A
Sindonews.com - SMPN 16 Bandung, Jawa Barat, terima bantuan seperangkat alat gamelan dari Kantor Wilayah Bank Indonesia (BI) Wilayah VI Jabar banten, Bandung. Pemberian bantuan ini sebagai simbolik launching Sekolah Peduli Budaya Sunda.
"Kami melihat potensi SMPN 16 dalam hal pelestarian budaya, dalam hal ini budaya sunda. Harapan kita, ini bisa menjadi kontribusi dan bermanfaat," jelas Humas Kanwil BI Wilayah VI Jabar Banten Naek Tigor Sinaga di SMPN 16, Bandung, Jumat (12/10/2012).
Selain kepada SMPN 16, pihaknya juga memberikan bantuan kepada SD Sukajadi dan SMA Pasundan 7.
"Ketiganya dipilih, karena memiliki karakteristik sendiri. Kedepan, BI mencoba untuk menjadi trigger untuk mengembangkan dalam aspek-aspek budaya," katanya.
Sementar itu, Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 16 Bandung Jajang Hernawan mengatakan, pihaknya telah menerapkan bahasa sunda dan kesenian sunda lainnya sejak Maret 2012 lalu.
Bahkan, menurutnya, setiap hari rabu semua yang ada dilingkungan sekolah menggunakan bahasa sunda.
"Setiap rabu itu pakai bahasa sundah. Kalau guru yang mengajar bahasa inggris atau bahasa indonesia tetap menggunakan bahasa sunda sebagai pengantar," terangnya.
Dengan diberikannya seperangkat gamelan dari BI, dia berharap bisa memotifasi anak muridnya untuk memperdalam budaya sunda.
"Kami melihat potensi SMPN 16 dalam hal pelestarian budaya, dalam hal ini budaya sunda. Harapan kita, ini bisa menjadi kontribusi dan bermanfaat," jelas Humas Kanwil BI Wilayah VI Jabar Banten Naek Tigor Sinaga di SMPN 16, Bandung, Jumat (12/10/2012).
Selain kepada SMPN 16, pihaknya juga memberikan bantuan kepada SD Sukajadi dan SMA Pasundan 7.
"Ketiganya dipilih, karena memiliki karakteristik sendiri. Kedepan, BI mencoba untuk menjadi trigger untuk mengembangkan dalam aspek-aspek budaya," katanya.
Sementar itu, Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 16 Bandung Jajang Hernawan mengatakan, pihaknya telah menerapkan bahasa sunda dan kesenian sunda lainnya sejak Maret 2012 lalu.
Bahkan, menurutnya, setiap hari rabu semua yang ada dilingkungan sekolah menggunakan bahasa sunda.
"Setiap rabu itu pakai bahasa sundah. Kalau guru yang mengajar bahasa inggris atau bahasa indonesia tetap menggunakan bahasa sunda sebagai pengantar," terangnya.
Dengan diberikannya seperangkat gamelan dari BI, dia berharap bisa memotifasi anak muridnya untuk memperdalam budaya sunda.
(mhd)