3 juta orang derita katarak
Jum'at, 12 Oktober 2012 - 17:16 WIB
3 juta orang derita katarak
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Ali Ghufron Mukti mampu membuat cair suasana ketika membuka program Pencanangan Pemberantasan Kebutaan di Indonesia Dalam Rangka World Sight Day 2012 di RSM Cicendo, Bandung.
Padahal, sebelum dia berbicara memberikan sambutan, Direktur Utama RSM Cicendo dr Hikmat Wangsaatmadja sempat melontarkan kritik bahwa masalah kebutaan di Indonesia kurang menjadi prioritas pemerintah.
Namun Wamenkes menegaskan, bahwa pihaknya telah menjadikan pemberantasan kebutaan sebagai prioritas. Ini dibuktikan dengan kehadirannya di RSM Mata Cicendo beserta jajaran istri kabinet yang tergabung dalam Solidaritas Ibu Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB).
"Kemkes dikatakan belum komitmen, semoga saya salah dengar. Hari kesehatan mata dunia ini penting. Maka saya datang ke sini. Ini komitmen," tambahnya, yang disambut ratusan hadirin termasuk jajaran SIKIB yang dipimpin istri Menhukham, Ratna Joko Suyanto di Bandung, Jumat (12/10/2012).
"Terlebih ada SIKIB, istri saya ada di sini. Kalau saya tidak datang bisa mogok nasional, ini menjadi persoalan luar biasa," candanya.
Menurutnya, sekira 3 juta manusia di Indonesia mengalami kebutaan. Tentu ini menjadi persoalan besar. Lanjutnya, masalah penglihatan ini disebabkan karena katarak. Maka lewat MoU RSM Cicendo dan SIKIB diharapkan upaya pemberantasan kebutaan, khususnya yang disebabkan katarak menjadi bisa dicegah dan diobati.
"Banyak masyarakat yang belum sadar katarak itu bisa diobati. Bagi warga miskin pemerintah sudah menjamin melalui jamkesmas dan jamkesda," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, dia juga menyaksikan penandatanganan MoU RSM Cicendo dengan Solidaritas Ibu Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) tentang penanggulangan kebutaan di Indonesia.
Padahal, sebelum dia berbicara memberikan sambutan, Direktur Utama RSM Cicendo dr Hikmat Wangsaatmadja sempat melontarkan kritik bahwa masalah kebutaan di Indonesia kurang menjadi prioritas pemerintah.
Namun Wamenkes menegaskan, bahwa pihaknya telah menjadikan pemberantasan kebutaan sebagai prioritas. Ini dibuktikan dengan kehadirannya di RSM Mata Cicendo beserta jajaran istri kabinet yang tergabung dalam Solidaritas Ibu Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB).
"Kemkes dikatakan belum komitmen, semoga saya salah dengar. Hari kesehatan mata dunia ini penting. Maka saya datang ke sini. Ini komitmen," tambahnya, yang disambut ratusan hadirin termasuk jajaran SIKIB yang dipimpin istri Menhukham, Ratna Joko Suyanto di Bandung, Jumat (12/10/2012).
"Terlebih ada SIKIB, istri saya ada di sini. Kalau saya tidak datang bisa mogok nasional, ini menjadi persoalan luar biasa," candanya.
Menurutnya, sekira 3 juta manusia di Indonesia mengalami kebutaan. Tentu ini menjadi persoalan besar. Lanjutnya, masalah penglihatan ini disebabkan karena katarak. Maka lewat MoU RSM Cicendo dan SIKIB diharapkan upaya pemberantasan kebutaan, khususnya yang disebabkan katarak menjadi bisa dicegah dan diobati.
"Banyak masyarakat yang belum sadar katarak itu bisa diobati. Bagi warga miskin pemerintah sudah menjamin melalui jamkesmas dan jamkesda," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, dia juga menyaksikan penandatanganan MoU RSM Cicendo dengan Solidaritas Ibu Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) tentang penanggulangan kebutaan di Indonesia.
(san)