Rekonstruksi digelar di halaman Polres Jaksel
Jum'at, 12 Oktober 2012 - 11:24 WIB
Rekonstruksi digelar di halaman Polres Jaksel
A
A
A
Sindonews.com - Pihak Kepolisian Resort Jakarta Selatan (Polres Jaksel) hari ini dijadwalkan akan menggelar proses rekonstruksi penikaman oleh FR yang menewaskan siswa SMAN 6, Alawy Yusianto Putra.
Rekonstruksi tersebut rencananya akan dilakukan di halaman Polres Jaksel, bukan di bundaran Bulungan atau Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hal itu ditempuh untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan yang akan terjadi, mengingat kondisi TKP sangat ramai.
"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan juga mengingat TKP merupakan daerah yang cukup sentral dalam aktivitas masyarakat maka rekonstruksi akan digelar di halaman Polres Jakarta Selatan," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, di Mabes Polri, Jumat, (12/10/2012).
Rekonstruksi tersebut dilakukan setelah selesai jam sekolah, sekira pukul 15.00 WIB, karena beberapa tersangka terlebih dahulu dan menjalani ujian sekolah.
Sebelumnya tawuran antara siswa pelajar SMA 6 dan SMA 70 pecah di Bunderan Bulungan, Jakarta Selatan pada pukul 12.20, Senin, 24 September 2012 lalu. Korban tewas satu orang, yaitu Alawy, siswa kelas X SMA 6, yang tinggal di Larangan, Ciledug Indah.
Dia mendapat luka tusuk di bagian dada. Alawy sempat dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring, Jakarta Selatan, tapi meninggal tak lama setibanya di sana.
Korban lainnya adalah Ramdan Dinis, kelas XII SMA 6, tinggal di Jalan Piso, Bintaro, Jakarta Selatan. Dia terluka di pelipis. Polisi menemukan sebuah celurit di lokasi yang diduga sebagai alat untuk menewaskan korban.
Rekonstruksi tersebut rencananya akan dilakukan di halaman Polres Jaksel, bukan di bundaran Bulungan atau Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hal itu ditempuh untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan yang akan terjadi, mengingat kondisi TKP sangat ramai.
"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan juga mengingat TKP merupakan daerah yang cukup sentral dalam aktivitas masyarakat maka rekonstruksi akan digelar di halaman Polres Jakarta Selatan," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, di Mabes Polri, Jumat, (12/10/2012).
Rekonstruksi tersebut dilakukan setelah selesai jam sekolah, sekira pukul 15.00 WIB, karena beberapa tersangka terlebih dahulu dan menjalani ujian sekolah.
Sebelumnya tawuran antara siswa pelajar SMA 6 dan SMA 70 pecah di Bunderan Bulungan, Jakarta Selatan pada pukul 12.20, Senin, 24 September 2012 lalu. Korban tewas satu orang, yaitu Alawy, siswa kelas X SMA 6, yang tinggal di Larangan, Ciledug Indah.
Dia mendapat luka tusuk di bagian dada. Alawy sempat dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring, Jakarta Selatan, tapi meninggal tak lama setibanya di sana.
Korban lainnya adalah Ramdan Dinis, kelas XII SMA 6, tinggal di Jalan Piso, Bintaro, Jakarta Selatan. Dia terluka di pelipis. Polisi menemukan sebuah celurit di lokasi yang diduga sebagai alat untuk menewaskan korban.
(rsa)