Makam janin hasil aborsi dibongkar

Kamis, 11 Oktober 2012 - 19:01 WIB
Makam janin hasil aborsi...
Makam janin hasil aborsi dibongkar
A A A
Sindonews.com - Polisi Resort (Polres) Magelang melakukan pembongkaran terhadap sebuah makam janin yang diduga hasil aborsi. Polisi sendiri sudah melakukan pemeriksaan terhadap Sr (23) penghusaha salon yang diduga melakukan aborsi terhadap janinnya.

Warga Dusun Tegalarum, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang digemparkan dengan penemuan janin yang dikubur di halaman rumah perempuan pengusaha salon dan pemilik warung makan berinisial Sr.

Penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut setelah petugas kepolisian membongkar lubang sedalam dua meter dihalaman rumah Sr.

Polisi kemudian membawa janin tersebut untuk dioutopsi di RSUD Muntilan. Ada dugaan janin berusia 20 minggu itu dikubur setelah melalui proses aborsi.

Salah seorang warga Dusun Tegalarum, Eryanto (55) mengaku penasaran saat melihat ada sejumlah petugas kepolisian yang mengenakan pakaian resmi dan sebagian lagi berpakaian preman mendatangi lokasi untuk membongkar sebuah gundukan tanah.

Usai membongkar makam, polisi kemudian menggiring Sr ke Mapolres Magelang untuk dimintai keterangan. Diduga kuat wanita yang dibawa polisi sebagai ibu kandung janin tidak berdosa tersebut.

”Perutnya memang besar, tapi katanya karena penyakit maag kronis,” ungkap dia.

Kapolres Magelang, AKBP Guritno Wibowo membenarkan pembongkaran makam tersebut. ”Benar. Berdasarkan informasi dari masyarakat petugas kemudian melakukan pengecekan ke lokasi,” ujar Guritno.

Saat ditemukan, kata dia, orok tersebut sudah dalam kondisi setengah busuk, terbungkus kain kafan. Bayi dikubur oleh seorang pria berinisal Fr, warga Bogeman Kecamatan Magelang Tengah Kota Magelang yang tak lain pacar Sr.

Dugaan sementara orok tersebut dikubur pada hari Selasa 9 Oktober 2012 lalu. Di dalam rumah Sr, polisi juga menemukan bercak darah yang diduga sisa persalinan.

”Tapi untuk kepastiannya (aborsi) kita masih melakukan penyelidikan. Sejauh ini belum ada tersangka. Sr dan Fr masih kita periksa sebagai saksi,” kata Kapolres.

Menurut informasi yang dihimpun, Sr mengaku jatuh di kamar mandi hingga akhirnya si jabang bayi tersebut nyaris keluar. Sr, kemudian menghubungi petugas medis untuk membantu proses persalinannya.

Sejauh ini, Polisi masih memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP).
(ysw)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
19 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
36 menit yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
55 menit yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Dalangi Pembunuhan...
Ukraina Dalangi Pembunuhan Jenderal Rusia tapi Tak Ubah Hasil Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved